Home / Batam / Terima Kunjungan DEN, Komisi III DPRD Kepri Gesa Perda Energi

Terima Kunjungan DEN, Komisi III DPRD Kepri Gesa Perda Energi

Foto bersama

Suarabirokrasi.com, Kepri,– Komisi III DPRD Kepri menerima kunjungan Dewan Energi Nasional di Batam, jumat (14/10) untuk mempercepat penyusunan Perda Rencana Umum Energi Daerah.

Selanjutnya Dewan Energi Nasional bersama anggota Komisi III melaksanakan rapat, dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IIi Nyangnyang Haris Pratamura.

“Penyusunan Perda RUED merupakan amanah langsung Undang-undang 30 tahun 2007 tentang Energi, fungsinya sebagai panduan dalam mengelola Energi di daerah,”kata Nyangnyang.

Lanjut Nyangnyang. Untuk mempermudah penyusunan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) dan Rencana Umum Energi Daerah (RUED), telah dibuat Peraturan Pemerintah (PP) No.1 tahun 2014 dan PP 12 tahun 2017.

“Pada pasal 3 ayat 2 menyebutkan RUEN menjadi RUED disusun oleh Pemerintah Daerah dan harus dilaksanakan satu tahun sejak PP 12 tahun 2017 diterbitkan,”jelas Nyangnyang.

Penyusunan ini sudah direncanakan oleh Pemprov Kepri sejak tahun 2018. Namun akibat keterbatasan anggaran, sehingga Perda RUED Provinsi Kepri hingga kini belum dibuat.

“Kita harap Pemerintah Propinsi anggarkan anggarannya di tahun 2023,”kata anggota DPRD Kepri dari Partai Gerindra ini.

Selanjutnya, anggota Komisi III Irwansyah mengatakan, Ranperda RUED di Kepri sudah masuk Bapemperda, dan menjadi salah satu Ranperda prioritas untuk dibahas.

“Namun kami tidak tahu kenapa tidak pernah masuk ke dalam pembahasan APBD. Atau Pemprov memang belum melihat urgensi dari RUED ini,” kata Irwansyah.

Ia juga menambahkan, banyak kebijakan dari pemerintah pusat yang merugikan daerah. Banyak regulasi pusat yang tidak mendukung kebijakan daerah. Hal ini dianggap menghambat, terutama dalam pengelolaan energi baru dan terbarukan di daerah.

Demikian juga permasalahan pengelolaan energi di Kepri mendapat perhatian dari anggota Komisi III, Sugianto menjelaskan bahwa permasalahan Energi di Kepri masih belum terselesaikan.

“Salah satunya, pengelolaan energi listrik di Batam yang sampai kini masih pas-pasan,”tandas Sugianto.

Sumber : DPRD Kepri
Editor : Edy M