Home / Karimun / “Abang Kite” Iman Sutiawan Penjaga Marwah dan Suara Kepulauan

“Abang Kite” Iman Sutiawan Penjaga Marwah dan Suara Kepulauan

Kepri,- Si ‘anak pulau’ Bang Iman Sutiawan terus menjemput asa masyarakat untuk mewakili suara dari wilayah kepulauan, sehingga hak masyarakat tidak terisolir dari program kerja pemerintah provinsi mendatang.

Lebih dari 40 pulau berpenduduk sudah dikunjungi pengemban suara masyarakat kepulauan di Kepri ini. Perjalanan selanjutnya, Bang Iman Sutiawan berada di Pulau Durai, Karimun pada hari Kamis (29/10).

Dengan menggunakan transportasi seadanya, Bang Iman semakin memahami tantangan kehidupan keseharian masyarakat di pulau itu. Kehadiran Calon Wakil Gubernur Kepri nomor urut 1 (satu) ini disambut penuh suka cita oleh tokoh masyarakat, ibu-ibu bahkan pemuda setempat, sebagai pemegang amanah suara dari kepulauan.

“Kami berharap bang Iman dapat meningkatkan marwah kami warga pulau. Karena kami tahu bagaimana hati bang Iman dan harapannya agar tak lupa dengan kami,” ungkap salah seorang tokoh.

Menanggapi harapan masyarakat, Iman mengapresiasi dan optimis untuk membuktikan hak masyarakat seturut kewajiban pemerintah melalui program kerja Soerya-Iman untuk membangun kesejahteraan yang merata terhadap seluruh masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bang Iman mendorong kaum Ibu untuk mengembangkan usaha-usaha rumahan dari hasil tangkapan laut, sejalan dengan program pengembangan ekonomi Soerya-Iman.

“Salah satu program prioritas Sinergi adalah pengembangan ekonomi masyarakat pesisir dengan bantuan modernisasi peralatan sehingga dapat meningkatkan penghasilan,” tambah Iman

Sebagaimana diketahui Program Kerja Soerya – Iman untuk wilayah kepulauan, beberapa diantaranya, juga terkait penguatan sarana dan prasarana kesehatan dengan penyediaan puskesmas terapung yang menjangkau pulau-pulau.(EEMM)

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Check Also

Soerya – Iman Optimis Menang Tanpa Membohongi Publik

“Maka tak ada guna juga berbohong pada publik, karena sesungguhnya, publik juga sudah tahu mana …