Home / Tanjungpinang / Kadis Kominfo Kepri ‘Terdiam’ Menutupi Fakta Belanja Rutin Ribuan Frame dan Foto

Kadis Kominfo Kepri ‘Terdiam’ Menutupi Fakta Belanja Rutin Ribuan Frame dan Foto

Suarabirokrasi.com, Tanjungpinang,- Kegiatan belanja ribuan frame dan cetak foto di  Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kepulauan Riau (Kepri) menjadi kegiatan rutin untuk menghabiskan uang rakyat hampir Rp.1 miliar setiap tahunnya.

Terkait belanja ribuan frame dan cetak foto ukuran 24 R yang dinilai merupakan program untuk menghabiskan uang rakyat dan mencari keuntungan, pihak Dinas Kominfo Kepri lebih memilih tidak memberikan penjelasan terkait tujuan dari belanja tersebut.

Kepala Dinas Kominfo Kepri, Hendri Kurniadi S.STP., M.Si lebih memilih tidak melaksanakan keterbukaan informasi, dan memiliki sikap tidak menjawab surat wawancara yang dikirimkan media ini tertanggal 04 November 2025 ke kantor Dinas Kominfo Kepri, dan juga tidak menanggapi konfirmasi yang dikirimkan media ini melalui nomor WhatsApp nya pada 11 November 2025.

Hal ini berpotensi memicu opini liar, kegiatan belanja cetak foto sebanyak 1.486 Lembar, total Rp.413.108.000,-. Dan belanja frame sebanyak 1.971 buah, total Rp.453.330.000,- bahkan dikabarkan melibatkan rekanan ‘titipan’ pemilik anggaran.

Dari data yang diperoleh media ini, diketahui bahwa kegiatan ini untuk mencari keuntungan rutin para pihak terkait setiap tahunnya, dengan modus mengalokasikan anggaran belanja frame dan foto di dalam kegiatan belanja alat/bahan kantor Dinas Kominfo Kepri, seperti halnya belanja habis pakai

Menurut sumber media ini, belanja frame tidak seharusnya tidak dapat dijadikan sebagai belanja habis pakai. Oleh karena itu, patut dipertanyakan

“Kalau kegiatan ini untuk kebutuhan pameran foto seperti yang ada di gedung daerah, jumlahnya hanya seratusan buah. Dan seharusnya bingkai atau frame masih dapat digunakan untuk  tahun selanjutnya. Tapi faktanya, belanja frame dilakukan setiap tahun,”terang pria yang enggan namanya di publish kepada media ini, di Tanjungpinang, 01 November 2025.

Hingga berita ini ditayangkan, tidak diketahui apakah ribuan frame dan foto yang dibelanjakan, tersimpan atau terdistribusi. Karena bisa saja hanya menjadi belanja fiktif yang perlu diusut oleh aparat penegak hukum.

Penulis : Edy Manto

About Redaksisuarabirokrasi

Check Also

RCW Kepri Minta Kejati Usut Indikasi Belanja Fiktif di Diskominfo Kepri

Suarabirokrasi.com, Tanjungpinang,- Ketua Riau Corruption Watch, Mulkansyah meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri) tanggap …

Tinggalkan Balasan