Home / Anambas / Kapal Asing Berlabuh di Perairan Anambas, Nelayan Resah

Kapal Asing Berlabuh di Perairan Anambas, Nelayan Resah

SB, Kepulauan Anambas – Beberapa kapal asing terlihat berlabuh di perairan Anambas dan berdampak meresahkan bagi nelayan Kepulauan Anambas, karena diduga kapal-kapal tersebut menggunakan alat tangkap pukat dan menangkap ikan dalam jumlah besar, yang berpotensi mengurangi hasil tangkapan nelayan lokal.

Keberadaan kapal asing itu berhasil direkam oleh salah seorang nelayan warga desa Batu Belah, Widi saat sedang melaut untuk menangkap ikan,

Hal ini diungkapkan oleh Ms yang menerima video rekaman adanya kapal asing yang berlangsung di perairan laut Anambas, Sabtu(15/3/2025)

Ms mengatakan bahwa dirinya menerima laporan terkait keberadaan kapal asing yang kerap berlabuh dan menangkap ikan di lokasi yang biasa digunakan nelayan setempat.

“Kapal-kapal ini sudah lama beroperasi di wilayah tersebut. Kejadian serupa juga pernah kami sampaikan kepada Ketua Nelayan Siantan Timur,” kata Ms.

Lanjut Ms menjelaskan laporannyang diterimanya dari Widi selaku pelapor yang mengaku bahwa kapal-kapal asing tersebut bahkan pernah mendekati mereka, saat sedang melaut. Karena khawatir terjadi konflik, para nelayan memilih untuk menghindar.

“Kapal asing itu sering berlabuh dan menangkap ikan di posisi koordinat 4°23.047 N – 105°24.868 E,” ungkapnya.

Menanggapi situasi ini, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Siantan Timur, Habibi, mengungkapkan bahwa dirinya telah melaporkan adanya aktivitas kapal asing kepada Ketua HNSI Kabupaten Kepulauan Anambas, Dedy Syahputra.

Nelayan Anambas saat sedang memancing, melihat keberadaan kapal asing disekitar laut Anambas

“Semalam, saya sudah melaporkan kejadian ini kepada Ketua HNSI Kabupaten Kepulauan Anambas. Menurut Habibi, laporan ini sudah dan akan segera dilaporkan ke Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Dirjen PSDKP) Pusat,” ujar Habibi.

Ms menduga, kapal – kapal tersebut (asing-red) sengaja berlabuh di sekitar kawasan yang kaya akan karang dan ikan. Dan situasi ini membuat nelayan lokal terpaksa menjauh karena khawatir terhadap keselamatan mereka.

“Dari laporan yang saya terima, ada sekitar tujuh kapal asing yang beroperasi di wilayah ini,”

Nelayan Anambas berharap agar pemerintah dan aparat berwenang meningkatkan patroli serta mengambil tindakan tegas terhadap kapal-kapal asing yang melakukan illegal fishing di perairan Kepulauan Anambas.ujar Ms

“Kami hanya ingin mencari nafkah dengan aman, tanpa harus bersaing dengan kapal asing yang menangkap ikan secara ilegal,” tutup Ms. (Bg)

About Redaksisuarabirokrasi

Check Also

Oknum Camat dan Oknum Guru di Anambas Ditangkap Polisi Diduga Terkait Narkoba

Anambas, Jurnalsidik.com,- Seorang pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dan oknum tenaga …

Tinggalkan Balasan