Home / Tanjungpinang / Gernas Aksi Bergizi, Dinkes Kepri Imbau Remaja Putri Disiplin Konsumsi TTD

Gernas Aksi Bergizi, Dinkes Kepri Imbau Remaja Putri Disiplin Konsumsi TTD

Gubernur bersama pelajar putri saat kampanye Gerakan Nasional Aksi Bergizi, di aula wan seri beni, dompak, ràbu (26/10)

Suarabirokrasi.com, Kepri,-Gagasan Kementerian Kesehatan RI mengenai Gerakan Nasional Aksi Bergizi pada tanggal 26 Oktober 2022, ditindaklanjut oleh Pemerintah Propinsi Kepulauan Riau, untuk mempersiapkan generasi muda yang sehat dan berkecukupan gizi.

Bertempat di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (26/10), dihadiri remaja putri mewakili pelajar SLTP dan SLTA sederajat, Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad bersama Ketua TP-PKK Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar mendeklarasikan Gerakan Nasional Aksi Bergizi.

Ansar mengatakan akan menggalakkan konsumsi tablet tambah darah secara rutin setiap satu minggu sekali di seluruh sekolah. Pemenuhan gizi juga diperhatikan dengan seksama termasuk pola hidup bersih dan sehat di setiap sekolah.

“Kita ingin anak-anak di kepri bisa terus sehat dan nantinya juga melahirkan generasi yang cerdas di masa depan, saya akan memberikan instruksi langsung ke Kepala sekolah agar aksi ini benar-benar berjalan dan dilaksanakan,” katanya.

Program ini juga dalam upaya menekan kasus stunting di kepri melalui pemberian tablet penambah darah kepada seluruh remaja putri.

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita karena kurangnya asupan gizi, infeksi berulang, hingga kurangnya stimulasi gizi.

Secara terpisah. Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Kepulauan Riau M. Bisri mengatakan bahwa program ini merupakan program lama yang digalakkan kembali untuk memotivasi remaja putri agar rutin menjaga kesehatan dan mengkonsumsi tablet tambah darah.

“Sekarang dibuat gerakan untuk memotivasi remaja putri kita agar disiplin tambah darah atau tablet zat besi,”kata Bisri melalui WA, kamis (27/10).

Untuk memotivasi itu, lanjut Bisri, dirinya mengajak seluruh pihak untuk berperan aktif.

“Oleh itu kita berharap seluruh pihak berperan, terutama orang tua siswa dan pihak sekolah,”kata Bisri.

Untuk tablet tambah darah, telah disediakan di setiap Puskesmas. Dinas Kesehatan juga akan mengajak sekolah untuk mendorong siswinya mengikuti program konsumsi tambah darah ini. Dinkes juga akan berupaya menyediakan obat yang akan didistribusikan ke Kabupaten dan Kota.

Penulis : Edy Manto
Sumber & Foto : Diskmfokepri/red

Tinggalkan Balasan