Home / Anambas / Kisah Calon Bupati Anambas Drs H Yusrizal

Kisah Calon Bupati Anambas Drs H Yusrizal

Bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Kepulauan Anambas tahun 2020 ini yang diikuti tiga (3) pasangan calon (Paslon), semakin memberikan harapan bagi kebangkitan kehidupan masyarakat Anambas di hari mendatang. Karena, setiap kebijakan pemerintah akan berdampak positif dan negatif bagi kehidupan masyarakat

Visi, Misi dan Program Prioritas dalam penggunaan APBD menjadi harapan bagi kesejahteraan masyarakat. Sehingga keberhasilan pembangunan tidak diukur berdasarkan “fantasi” infrastruktur di daerah yang “tertidur”.

Pilkada merupakan momen penting yang harus dilakukan oleh masyarakat dengan penuh kegembiraan dan kehati-hatian. Kesalahan memilih akan berdampak pada masa depan generasi dan negeri. Sudah waktunya meninggalkan pilihan yang berazas “Sampah Demokrasi,” yakni Politik Uang yang merusak masa depan negeri.

Oleh itu, Selain visi, misi dan program kerja, Calon Bupati Drs Yusrizal patut dikenal oleh masyarakat dari riwayat panjang pengabdian dan pengorbanannya kepada masyarakat. Calon Bupati dari Pasangan nomor urut 2 (dua) ini selalu mengedepankan menjalin persaudaraan bersama masyarakat. Termasuk saat dirinya ditugaskan sebagai Penjabat Sementara Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas.

Calon Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Drs H Yusrizal terlahir di Daik pada tahun 1956.

Pernah menempuh Pendidikan Formal :

  • Sekolah Dasar (SD) di Daik tahun 1963 s/d tahun 1969.
  • SMP Negeri 1 Daik, tahun 1969 s/d tahun 1972.
  • SMA Negeri 1 Tanjungpinang, tahun 1972 s/d tahun 1975.

Pendidikan Tinggi :

  • Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) sejak tahun 1975 s/d tahun 1980
  • Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) sejak tahun 1985 s/d tahun 1987.

Yusrizal sejak mudanya selalu aktif dalam kegiatan organisasi. Saat SMP, menjabat sebagai Sekretaris OSIS, dan saat SMA menjabat sebagai Ketua OSIS. Demikian juga di APDN dan IIP hingga sebagai Pegawai Negeri Sipil yang tergabung bersama KORPRI.

Karir Pelayanan Yusrizal kepada masyarakat dan negara dimulai berjenjang, sejak tamat pendidikan. Pengabdian baginya hal utama meski harus berpindah tugas jauh dari tanah kelahirannya.

Riwayat pengabdiannya selama 40 tahun, sejak sejak sebelum dan saat otonomi daerah, dan riwayat lainnya.

  • Tahun 1981, Yusrizal tamat dari APDN, langsung ditugaskan sebagai Kepala Kantor Camat Bunguran Timur hingga tahun 1985.
  • Tahun 1985, Yusrizal mendapatkan tugas untuk belajar di Institut Ilmu Pemerintahan di Jakarta, hingga tahun 1987.
  • Tahun 1988, Yusrizal ditugaskan sebagai Camat di Kantor Kecamatan Midai, hingga ahun 1993.
  • Tahun 1993, Yusrizal pindah tugas sebagai Camat Galang, hingga tahun 2000.

Era Otonomi Daerah :

  1. Pemerintahan Daerah Kabupaten Karimun.
  • Sekitaran tahun 2000, Pertama kalinya Yusrizal masuk jajaran struktural Pemerintahan Daerah di Kabupaten Karimun, sebagai Kepala Bagian Perlengkapan. Lalu bertugas Inspektorat Kantor Bupati Karimun hingga tahun 2001. Kemudian menjabat sebagai Kepala Infokom dan Kesbang hingga tahun 2002.
  1. Pemerintahan Daerah Kota Tanjungpinang.
  • Tahun 2002, Yusrizal mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepemimpinan Tingkat II.
  • Kemudian, pertama kali menjabat di Pemko Tanjungpinang sebagai Asisten Pemerintahan, hingga tahun 2004.
  • Tahun 2004, menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan hingga tahun 2005.
  • Tahun 2005, menjabat Kepala Dinas Pariwisata, hingga tahun 2006.
  • Tahun 2006, menjabat sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Alam (SDA), hingga tahun 2009.
  1. Pemerintahan Daerah Provinsi Kepulauan Riau.
  • Tahun 2009, Yusrizal ditugaskan untuk mengisi berbagai formasi jabatan, mulai dari Kepala BLH, Kepala Pemdes.
  • Akhir tahun 2009, Drs Yusrizal ditugaskan sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas selama lebih kurang 8 bulan. Dalam penugasannya, Yusrizal termasuk tokoh pembentukan Kabupaten ini, sehingga memiliki Motto dan Logo, serta Pemkab Anambas memiliki anggota DPRD Definitif.
  • Dalam penugasannya, Yusrizal juga harus pasrah dengan musibah yang menimpanya terkait tenggelamnya kapal yang membawa rombongan istrinya saat akan melakukan perjalanan kerja di wilayah Anambas.
  • Tahun 2010, Yusrizal kembali bertugas di Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau, sebagai Asisten Tata Praja, hingga tahun 2011.
  • Tahun 2011, Yusrizal menjabat sebagai Staf Ahli Gubernur HM Sani sampai dengan memasuki masa pensiunnya.

Niatnya Untuk Menjulang Anambas Gemilang

Kejadian tragis di Anambas yang mengharuskan Drs Yusrizal untuk ikhlas atas wafat istrinya di perairan Anambas, ternyata tidak membuat luka baginya.
Sejak menjabat sebagai Pjs Bupati di Anambas 10 tahun silam. Kini Drs Yusrizal terpanggil mengambil sisi positif menjadi pesan baginya untuk mengabdi bagi masyarakat Anambas.

Untuk itu, pencalonan dirinya di Pilkada Anambas berpasangan dengan H Fathurrahman SE diharapkan akan menjadi harapan dan pilihan terbaik bagi masyarakat Anambas.

Demikianlah riwayat Calon Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas dari Pasangan Nomor Urut 2 (dua) yang menjadi harapan Gemilang bagi masyarakat Anambas menikmati kehidupan yang lebih baik kedepannya dan tetap dengan nilai-nilai kebudayaan masyarakat Melayu serta Kearifan Lokal masyarakat Melayu yang identik dengan Dunia Islam.

Paslon Nomor Urut 2, Yusrizal-Fathurrahman disebut-sebut sebagai “Pasangan Emas” bagi kegemilangan Anambas ke depannya. Salah satunya memiliki komitmen pelayanan dan kemampuan pengelolaan pemerintahan yang diakui menurut pengalamanmya.

Dibuat oleh : EEMM

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin