Home / Anambas / Peran Mubaligh dan Guru Agama Bagi Soerya-Iman

Peran Mubaligh dan Guru Agama Bagi Soerya-Iman

DR H Muhammad Soerya Respationo saat ziarah ke Pemyengat

Kepulauan Riau,- Melayu dan Islam menurut pandangan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Soerya Respationo dan Iman Sutiawan merupakan suatu peradaban yang membangun kearifan lokal kehidupan masyarakat melayu dari nilai – nilai Islam.

Kearifan lokal ini.merupakan salah satu kekayaan di Kepulauan Riau yang harus tetap dijaga agar tidak punah seiring perkembangan zaman. Oleh itu, pasangan Soerya-Iman menganggap penting akan peran para guru keagamaan di bumi bunda tanah melayu ini yang harus terus didukung oleh pemerintah daerah melalui stimulus seturut dengan pengabdian dalam pembangunan pendidikan karakter di Kepulauan Riau.

Apresiasi Soerya – Iman kepada para guru agama ini, diungkapkan oleh Juru Bicara SInergi Kepri, Hamzah Johan. Dikatakannya bahwa insentif untuk mubaligh, imam masjid dan guru TPQ merupakan program yang akan tetap ada sebagai bentuk apresiasi. Demikian pula guru keagamaan semua lintas agama akan mendapat perhatian yang sama.

“Ada yang berasumsi jika Sinergi Kepri yang menang maka insentif muballigh, imam, guru-guru TPQ akan dihapus. Perlu kami pertegas, bahwa jika Soerya-Iman jadi Gubernur dan Wakil Gubernur justru akan tetap memberi bantuan insentif dari pemerintah provinsi,” jelasnya, selasa (20/10/2020).

Guru keagamaan dinilai sangat berperan dalam membentuk karakter warga yang berakhlak mulia. Hal ini selaras dengan visi pasangan nomor urut 1 untuk mewujudkan provinsi kepulauan riau yang maju, mandiri, sejahtera, berakhlak berlandaskan asas kebersamaan dan gotong royong.

Calon Gubernur Kepri, Soerya Respationo pun dalam berbagai kesempatan bertemu masyarakat menyampaikan pemberian insentif menjadi upaya untuk terus meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pengabdian guru keagamaan dalam mendidik anak-anak di Kepri lebih baik.

“Para guru agama, guru TPA-TPQ, juga pengurus tempat-tempat ibadah itu juga pasti diberikan insentif pemerintah. Karena pemerintah punya kewajiban untuk mensejahterakan masyarakat,” pungkas Soerya.

Sumber & fhoto : istimewa

Editor : edy

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin