Home / Bintan / Sinergi Kepri Perjuangkan “Kemerdekaan” Hidup Warga Bintan

Sinergi Kepri Perjuangkan “Kemerdekaan” Hidup Warga Bintan

Bintan – Calon Gubernur Kepri HM Soerya Respationo terus menjalin silahturahmi dan menyerap aspirasi masyarakat di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) agar menjadi prioritas program pemulihan kehidupan masyarakat di masa kepemimpinannya.

Dalam kunjungannya ke wilayah Kabupaten Bintan, mantan Wakil Gubernur Kepri DR H Muhammad Soerya Respationo SH MH mendapatkan doa restu dari masyarakat. Namun, dirinya merasa miris mengetahui kondisi sebagian masyarakat Bintan yang hidup jauh dari standar layak dan nyaman. Tampak Calon Gubernur Kepri dengan nomor urut 1 mendengarkan keluhan masyarakat yang selalu tertekan karena hidup di Bintan tanpa kepastian dan perlindungan dari pemerintah daerah.

Kondisi itu diungkapkan oleh salah seorang tokoh masyarakat, yakni permasalahan legalitas lahan yang ada di kawasan Bintan Utara yang menimbulkan konflik dan keresahan warga yang berprofesi sebagai petani, swasta dan PNS.

“Sejak orangtua kami hingga saat ini, persoalan legalitas lahan di Bintan Utara ini, belum menemui titik temu dan kejelasan pak. Untuk itu, kami mohon bantuan dari Bapak yang terkenal dengan jukukan Bapaknya Wong Ciik untuk bisa memperjuangkannya jika nanti terpilih,” jelasnya tokoh masyarakat.

Selain legalitas lahan, warga juga mengeluhkan kondisi kelistrikan yang di belum bisa dirasakan oleh masyarakat secara langsung. Wilayah perkampungan itu belum terfasilitasi jaringan listrik untuk kebutuhan sehari – hari warga.

“Ibaratnya pak, kami ini belum terbebas dan belum merdeka.Listrik saja kami masih belum merasakan dengan maksimal. Jadi mohon dapat didengarkan aspirasi dan bisa diperjuangkan. Semoga di tangan Bapak, jika nanti terpilih bisa diperjuangkan dan memerdekakan kami,” terangnya.

Menanggapi itu, Tim SInergi Kepri Widiastadi Nugroho yang juga Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepri ini langsung merespon untuk memperjuangkan hak masyarakat mendapatkan fasilitas listrik. Kondisi kelistrikan di Bintan ini akan menjadi bahan evaluasi kepada Dinas ESDM dan PLN selaku mitra Komisi III DPRD Kepri.

“Kita akan langsung berdiskusi dengan tim dengan Komisi III, dan akan kita lakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mitra terkait. Sehingga bisa langsung didengar dan mendapatkan respon cepat dari Dinas ESDM dan PLN,” jelasnya.

Untuk mengatasi konflik legalitas lahan yang ada di Bintan, Soerya Respationo secara langsung meng imbau warga untuk bersinergi dan mengumpulkan data-data kelengkapan yang dimiliki warga. Permasalahan tersebut akan dibawa ke Pemerintah Pusat di Jakarta untuk bisa diperjuangkan sesuai dengan komitmen pemerintah pusat.

“Kita harus bersinergi dan mengumpulkan data-data untuk bisa kita perjuangkan bersama di Pusat. Intinya, kami berkomitmen untuk memperjuangkannya,” jelasnya.

Disela-sela kegiatan silahturahmi tersebut, Soerya Respationo juga menyempatkan diri untuk mengunjungi sesepuh dan tokoh masyarakat Bintan. Di antaranya, mengunjungi Sesepuh Pemuda Pancasila (PP), Sahat Simanjuntak dan Subur Jati.(red)