Home / Nasional / Galian Jalur Gas, Datok Penghulu Kotalintang Kesal

Galian Jalur Gas, Datok Penghulu Kotalintang Kesal

Keterangan Foto : Lubang galian Jargas di depan rumah Hasyim yang telah terkikis abrasi.
Foto Oleh Jasmani.

Aceh Tamiang, SB – Lubang besar galian Jalur Gas (Jargas) yang disebut-sebut pekerjaan PT Adhi Karya yang berada di dalam Gang Buntu, Dusun Ar-rahim, Kampung Kotalintang, Kecamatan Kota Kualasimpang terancam terputus karena tanah yang abrasi disinyalir akibat getaran kendaraan yang lalu lalang dijalan tersebut.

Lubang jaringan gas yang berada di depan rumah Hasyim tampak terbiar begitu saja sudah hampir dua pekan sejak Senin (14/09/20).

Kepada Suarabirokrasi.com Rabu (23/09/20), Datok Penghulu Kampung Kotalintang, Azmi Arifin mengaku sangat heran dengan pekerjaan galian gas yang lubangnya terbiar begitu saja.

“di Kotalintang ini setau saya sudah sekitar 2000 lebih lubang yang sudah menganga” ujar Azmi.

Ia menambahkan, bahwa pada awal pekerjaan dimulai pihak kontraktor sempat menjanjikan bahwa setiap galian dipagi hari akan ditutup kembali pada sore hari.

”Jalan Kotalintang ini kan padat dan Gang banyak sehingga menjadi sempit. Awal penggalian lubang mereka mengatakan kepada saya kalau pagi lubang digali dan janji mereka sorenya mereka tutup kembali, tetapi kenyataannya berbeda dengan dilapangan, hingga berminggu ditinggalkan begitu saja, kita tanyakan kepada pekerja dilapangan justru mereka terkesan saling melempar bola,” ungkap Azmi kesal.

Saya berharap, Pihak PT Adhi Karya dalam melaksanakan pekerjaan mengedepankan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan septy demi kenyamanan serta keselamatan masyarakat.

“Tolong tanah galian jangan ditumpuk di jalan karena jalan dan gang Kotalintang ini cukup sempit,” harapnya.

Dilain waktu, Kamis (24/09/20) Suarabirokrasi.com melakukan konfirmasi Via Whats’app ke nomor Whats’app Bayu selaku Humas PT Adhi Karya Wilayah Kerja Aceh Tamiang dengan mengajukan beberapa pertanyaan. Namun, Bayu hanya menjawabnya dengan singkat dan mengatakan sedang rapat.

“Sbtr bg. maaf saya lagi meeting,” jawab Bayu.

Hingga berita ini dilayangkan ke Redaksi Jum’at (25/0920) pukul 02:36 dini hari, pihak Humas PT. Adhi Karya wilayah Aceh Tamiang tidak ada lagi menjawab beberapa pertanyaan dari konfirmasi wartawan Suarabirokrasi.com yang telah dikirimkan sebelumnya. (Jas.Ms)