Home / Anambas / Fenomena Jalan SP II, Terhempas di Ujung Tahun

Fenomena Jalan SP II, Terhempas di Ujung Tahun

Suarabirokrasi.com – Anambas,- Molornya pelaksanaan dari jadwal rencana pemilihan penyedia kegiatan Proyek Pembangunan Jalan SP II Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) hingga menjelang dua bulan sebelum masa berakhirnya tahun 2019, membiaskan prinsip skala prioritas dalam Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang disepakati Bupati dan DPRD saat pengesahan Perda APBD KKA, November 2018 silam.

Pemilihan penyedia yang dijadwalkan pada bulan maret 2019 ini, ibarat panggang jauh dari api. Tahapan pemilihan berlangsung sebulan paska pengesahan APBD Perubahan 2019, atau dua bulan sebelum berakhirnya masa tahun anggaran, Oktober 2019. Proses lelang metode paska kualifikasi ini cukup unik, dikatakan mirip dengan metode prakualifikasi.

“saya mau daftar menjadi peserta tidak bisa karena perusahaan saya kualifikasinya kecil dan tender berlangsung hanya untuk non kecil”tutur pemilik akun LPSE berinisial MB ini (10/05).

Berlangsungnya proses lelang “khusus” bagi perusahaan kualifikasi menengah tersebut, sempat menuai polemik dan sanggah paska ditetapkannya pemenang.

Namun, dari sejak ditandatanganjnya kontrak sesuai hasil proses lelang sampai memasuki bulan April 2020 tidak tampak kegiatan pengerjaan di lokasi pembangunan. Hal ini diduga merupakan kelalaian pihak kontraktor yang dapag dikenakan sanksi.

Terkait pelaksanaan pekerjaan, Plt Kepala Dinas PU Anambas Raja Isahendra saat dikonfirmasi melalui aplikasi Whatsapp oleh suarabirokrasi.com, memberikan penjelasan bahwa kontrak pekerjaaan ditandatangani pada tanggal 27 Desember 2019 dan SPMK tanggal 30 Desember 2019. Sedangkan anggaran yang dikeluarkan, untuk pembayaran uang muka, sebesar 15 persen dari nilai kontrak. Sehingga, dari alokasi anggaran senilai Rp.25,8 miliar, tersisa Rp. 14.905.006.727,-.

Raja Isahendra ST juga menepis terkait keterlambatan pelaksanaan tersebut. Menurutnya, Januari sampai dengan maret, pemesanan dan mobilisasi tiang dan perapian stok file dilokasi, serta Pengujian Lab dilakukan bulan januari dan Februari.

“Dilapangan tak nampak kegiatan krn hampir semua item pekerjaan produksi diluar”tulis Raja Isahendra dalam WA nya, 15 juni 2020.

Menurut data, proyek jalan SP II Siantan Kabupaten Kepulauan Anambas dilaksanakan dengan rencana alokasi anggaran pembiayaan tahun jamak selama tiga tahun, yaitu tahun 2019 sebesar Rp.25,8 miliar, tahun 2020 sebesar Rp.25,8 miliar dan tahun 2021 sebesar Rp.25,8 miliar.

Nilai kontrak Gabungan Lumpsum dan harga satuan yang disepakati oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Anambas bersama kontraktor pelaksana PT Ganesha Bangun Riau Sarana, sebesar Rp.72.633.288.482,54.

Penulis : Edy
Fhoto : net/lpseanambas/ist.

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin