Home / Lingga / Wabup Lingga : Tak Dapat Bantuan Harus Melapor Agar Diakomodir

Wabup Lingga : Tak Dapat Bantuan Harus Melapor Agar Diakomodir

Lingga, SB –Pemerintah kabupaten Lingga melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Perdagangan menggelar kegiatan bazar demi membantu masyarakat yang terdampak wabah Covid-19.

Adapun paket sembako yang disediakan dalam bazar tersebut sebanyak 300 paket yang terdiri dari 10 kilogram beras, 4 kilogram gula, 4 kilogram tepung dan minyak goreng. Paket sembako tersebut disalurkan kepada masyarakat Kecamatan Lingga Utara pada Senin 18/5 di Kelurahan Pancur.

Dalam acara tersebut, turut hadir Sekretaris Camat Lingga Utara dan Lurah Pancur. Penyerahan paket bantuan secara simbolis disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Lingga Muhammad Nizar S.sos yang sengaja datang untuk memastikan bahwa bantuan yang disalurkan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Sebagai pengantar kegiatan, Wakil Bupati Lingga Muhammad Nizar menyampaikan bahwa kegiatan bazar sembako murah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah untuk menangani dampak dari wabah Covid-19.

“Besaran anggarannya sekitar 600 juta, yang diditipkan ke dinas PTSP untuk masyarakat kita yang ada di Kabupaten Lingga. Para penerimanya berdasarkan data dari pihak Desa, Lurah dan Kecamatan,” ungkapnya.

Nizar menambahkan, bahwa satu paket sembako nilainya 250 ribu rupiah, kemudian masyarakat hanya membayar sebesar Rp. 100 ribu per paket.

“Cara pengambilannya dengan membawa KTP dan Kupon yang telah diberikan. Setiap orang akan mendapatkan paket senilai 250 ribu rupiah, tapi hanya membayar sebesar 100 ribu rupiah saja,” jelas Nizar.

Nizar juga berpesan, jika nantinya ada warga yang seharusnya berhak menerima berdasarkan kriteria, namun tidak mendapatkan bantuan, Ia berharap agar masyarakat tersebut berani menyampaikan kepada pihak desa, kelurahan maupun kecamatan untuk segera ditindaklanjuti. Karena Pemerintah Daerah telah mempersiapkan dana, khusus untuk membackup bila mana nantinya ditemui kasus yang demikian, sehingga bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran.

“Diluar bantuan bahan makanan, diketahui ada beberapa paket lain dari Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten. Dari Pemerintah Pusat melalui Kemensos ada penyaluran BST. Lebih kurang ada 3.370 KK yang akan menerima uang sebesar 600 ribu rupiah per KK yakni  pada bulan April, Mei, hingga Juni melalui kantor POS. Selain itu, di luar dari BST, ada 700 KK juga dari Kemensos yang disalurkan lewat Bank BRI berupa sembako dengan nilai 200 ribu rupiah selama 8 bulan lamanya. Ada juga dari bank BNI, yakni sebanyak 48 orang penerima kartu yang akan memperoleh bantuan berupa sembako. Kemudian, ada penyaluran bantuan dari Provinsi Kepri, sekitar 10 ribu paket sembako yang akan diantarkan langsung oleh Gubernur Kepri,” pungkasnya. (*)

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin