Home / Anambas / IJA Anambas Minta Bupati Tak Lupakan Wartawan Ditengah Pandemi Covid-19
Ketua Ikatan Jurnalis Anambas (IJA), Fitra Hadi

IJA Anambas Minta Bupati Tak Lupakan Wartawan Ditengah Pandemi Covid-19

Ketua Ikatan Jurnalis Anambas (IJA), Fitra Hadi

Anambas, SB – Pemerintah Kabupaten Kepulauan (Pemkab) Anambas diminta untuk tidak memangkas pos anggaran publikasi pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik, dengan alasan refocusing anggaran penanganan Virus Corona atau Covid-19.

Demikian dikatakan Ketua Ikatan Jurnalis Anambas (IJA), Fitra Hadi kepada sejumlah Wartawan Kamis (30/4/2020) menyusul adanya informasi bahwa anggaran publikasi termasuk dalam pos anggaran yang akan dipangkas dalam rangka refocusing anggaran Covid-19 dan pemotongan APBD tahun 2020 oleh Pemerintah Pusat.

“Pekerja dan Perusahaan Pers adalah juga bagian elemen masyarakat yang terdampak dengan pandemi Covid-19, apalagi perusahaan pers yang berskala Usaha Kecil Menengah (UKM),” kata Fitra yang juga Pimpinan Redaksi media online Metrosidik.co.id.

Menurutnya, dalam kondisi pandemi Covid-19, Pemkab Anambas seharusnya memberikan perhatian lebih terhadap keberadaan Pers, karena keterlibatannya secara langsung dalam menyebarkan informasi publik secara nyata.

“Justru keberadaan pers atau media sangat dibutuhkan dalam kerangka, mencegah munculnya informasi-informasi hoax melalui media sosial. Dan sebaliknya, jika pers ini dibiarkan begitu saja, tanpa perhatian Pemerintah Daerah khususnya maka sama artinya Pemkab membiarkan berkembangnya informasi hoax,” tambahnya.

Lebih lanjut Fitra mengatakan, bahwa Ia memahami kondisi keuangan pemerintah saat ini, meski begitu lanjut dia, masih banyak pos anggaran yang dapat dipangkas guna menghindari pemangkasan anggaran publikasi.

“Bupati Anambas (Abdul Haris-red) harus mengerti peranan Pers ditengah pandemi Covid-19. Bukan justru ingin melupakan Pers yang bekerja dilapangan tanpa perduli Pers juga bisa tertular,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar SH. MM belum dapat memastikan apakah anggaran publikasi melalui dana publikasi juga akan dipangkas.

“Sampai saat ini, kita masih berupaya terus mencari celah agar anggaran publikasi ini tidak ikut dipangkas,” sebut Sekda Kabupaten Anambas Sahtiar yang juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Kepulauan Anambas, kepada sejumlah Wartawan di ruang kerjanya, Selasa (28/4/2020).

Ia meminta, pekerja pers atau wartawan bersabar dan memberikan kesempatan kepada tim anggaran untuk merampungkan revisi APBD tahun 2020 lantaran terjadinya pemotongan anggaran. Ia menyebut, pemerintah pusat melalui kementerian keuangan sudah memberikan instruksi, pemotongan anggaran hingga 40 persen dari total APBD 2020.

“Jadi kalo kita perkirakan, anggaran APBD 2020 hanya tersisa sebesar Rp 824 Miliar dari sebelumnya sebesar Rp 1,2 Triliun,” sebut Sahtiar.

Sumber : IJA Anambas

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Check Also

Bupati Anambas : Usulan Pemekaran 7 Desa Akan Diproses

Anambas, SB – Jumlah Desa di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) akan bertambah dari 52 Desa …