Home / Nasional / Mengungkap Pembayaran Dan 100% Proyek Tribun Dompak

Mengungkap Pembayaran Dan 100% Proyek Tribun Dompak

Salah satu dinding dicat asal-asalan, tanpa plafon

Suara Birokrasi Tanjungpinang,- Menelusuri Fakta 100 persen penyelesaian proyek pembangunan tribun stadion dompak. Berawal dari tidak selesainya pengerjaaan Proyek Pembangunan Tribun Stadion Dompak senilai Rp.26,2 miliar pada 28 Desember 2019.

Dari perkiraan progres pekerjaan yang dilakukan oleh Kontraktor pelaksana, PT Aza Banar, melebihi 80 persen dari total kontrak. Selanjutnya, PPK memberikan kesempatan selama 50 hari untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak, dan PPK juga telah melakukan pembayaran hingga pada progres 87,5%, atau berkisar Rp.22,9 miliar.

Atas pemberian kesemoatan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepulauan Riau Maifrizon mengaku optimis kontraktor dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak, dan keputusan pemberian waktu sesuai hasil analisa konsultan dan Dispora. Progres tahun 2019, diperkirakan telah melewati 80 persen. Diyakini, dengan pemberian kesempatan selama 50 hari, pembangunan tribun stadion dapat diselesaikan sesuai kontrak.

“Iya, tentu kita optimis sampai februari tahun ini (2020-red), selesai sesuai kontrak” jelas Maifrizon saat ditemui dikantornya, januari 2020.

Tepatnya, 19 Februari 2020, situasi di lokasi stadion dompak, tampak tidak ada pengerjaa. Penjaga di pos proyek mengatakan, pekerjaan sudah selesai dan telah diserah terimakan kepada pihak Dispora Kepri pada hari jumat, 14 februari 2020.

Spesifikasi Rangka FASAD
Posisi FASAD

 

 

 

 

“Sudah selesai bang, lantai 2 memang tidak, itu untuk tahap lanjutan bang. Sekarang persiapan angkat alat dan bahan, ada yang kerja itu, karena permintaan orang dinasnya, bukan masuk kontrak, mungkin juga tidak dibayar bang” terang S di pos penjagaan.

Hasil pantauan dilokasi, PT Aza Banar pada masa pemberian kesempatan, menyelesaikan pengerjaan atap tribun, pengecatan lantai tribun, tangga dan pagar keliling tribun. Bagian lainnya, pada pengerjaan lantai satu gedung stadion, berupa pemasangan keramik lantai dan toilet, pekerjaan dinding ruangan, saluran air dan plafon lantai 1, pengecatan dinding luar dan beberapa bagian dinding dalam lantai 1 dan 2, serta pembuatan ornamen luar gedung. Perkiraan total biaya penyelesaian pekerjaan pada gedung ukuran 18 meter x 103 meter ini senilai sisa kontrak yang akan dibayar pada APBD Perubahan tahun 2020.

Terkait beberapa item pekerjaan yang tidak dikerjakan kontraktor dengan status selesai 100 persen ini, menurut Kadispora Kepri Maifrizon, pengerjaan lantai 2 merupakan pekerjaan lanjutan. Selanjutnya Kadispora Kepri, lebih menyarankan konfirmasi kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bambang S, namun enggan memberi nomor kontak PPK. Sedangkan, PPK, Bambang sulit ditemui dikantornya.

Secara terpisah, sumber data yang diterima media ini menunjukkan beberapa item pekerjaan yang belum dikerjakan diantaranya, pembuatan kerangka nama gedung dan fasilitas advertising kiri kanan di depan gedung stadion, serta beberapa stainless dan ACP.

Item pekerjaan lainnya yang tidak dikerjakan, pengecatan dinding dan plafon lorong di lantai 1, pembuatan toilet lantai 2 tampak tidak selesai, saluran air bersih dan kotor, pemasangan keramik lantai 2 dan plafon lantai 2.

Sumber dari Dispora Kepri yang saat ditemui menjelaskan bahwa proyek tribun dompak tidak ada masalah dan sesuai aturan, terlebih karena melibatkan inspektorat, BPKP dan aparat penegak hukum.

Isu “CCO”

Meski demikian, isu adanya Change Contract Order (CCO) pada proyek ini belum diketahui kebenarannya, sebab PPK dan Pengguna Anggaran kurang transparan. Fakta – fakta yang didapat dari pernyataan selesainya pengerjaan 100 persen sesuai kontrak, terdapat hampir 10% pengurangan volume pekerjaan dan nilai kontrak tidak berkurang.

Alasan dan penambahan item dan volume pekerjaan hingga kini tidak diketahui. Semoga tidak disebabkan penambahan harga (mark up) yang membangun opini “Cincai Cincai Ok”

penulis : edy

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Check Also

Terkait Penghadangan Oleh FPI, Kapolri Instruksikan Penindakan

“Negara tidak boleh kalah dengan ormas yang melakukan aksi premanisme. Kita akan sikat semua. Indonesia …