Home / Sumut / Unras Pelajar Tanpa Laporan Polisi, Siapa Yang Bertanggungjawab?

Unras Pelajar Tanpa Laporan Polisi, Siapa Yang Bertanggungjawab?

Teks foto: Salah seorang pelajar yang sempat diamankan petugas.

Rantauprapat, SB – Dapat dikategorikan sebagai aksi ikut-ikutan. Pasalnya, unjuk rasa yang dilakukan sebanyak 70-an pelajar di depan Kantor DPRD Kabupaten Labuhanbatu- Sumatera Utara, Jum’at (27/9/2019), dilaksanakan tanpa pemberitahuan kepada pihak Kepolisian setempat.

“Tidak ada pemberitahuan aksinya bang,” demikian keterangan resmi Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat SIK,MH, melalui Kasat Intelkam AKP Fadlun Alfitri SH, kepada suarabirokrasi.com, via pesan Whatsapp.

Demonstrasi yang berlangsung nyaris ricuh inipun, dinilai telah mencederai wajah dunia pendidikan di Kabupaten Labuhanbatu. Serta, perlu adanya tindakan tegas terhadap pihak terkait dalam memberikan edukasi terpimpin kepada pelajar dimasa mendatang.

“Pemberitahuan aksi saja tidak ada, kita sangsikan para pelajar ini dipengaruhi oleh bayang-bayang¬† mengikuti dari kondisi di pusat. Sejauh ini, Labuhanbatu adalah wilayah yang sangat kondusif, untuk itu sebaiknya pihak sekolah lebih ekstra memberikan edukasi kepada siswanya,” sebut Sekjen Press Police Labuhanbatu, B. Hasibuan.

Baca juga Link berita terkait:

http://www.suarabirokrasi.com/2019/09/27/nyaris-ricuh-polisi-bubarkan-unjuk-rasa-puluhan-pelajar-di-labuhanbatu/#

Seperti diketahui, demonstrasi yang menolak RUU KPK dan RKUHP inipun, terpaksa dibubarkan pihak kepolisian karena tidak adanya penanggungjawab aksi. Namun, kericuhan sempat berlangsung, dimana, salah seorang pelajar SMAN 1 Kecamatan Bilah Hilir yang akrab disapa Mamad diduga terkena pukulan orang tak dikenal (OTK), hingga akhirnya para pelajar menghentikan aksi.

( Bede | SB )

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin