Home / Sumut / Nyaris Ricuh, Polisi Bubarkan Unjuk Rasa Puluhan Pelajar di Labuhanbatu
Teks foto: Kasat Binmas Polres Labuhanbatu AKP Hairun Edi Sidauruk SH, ketika menenangkan para pelajar yang berunjuk rasa.

Nyaris Ricuh, Polisi Bubarkan Unjuk Rasa Puluhan Pelajar di Labuhanbatu

Teks foto: Kasat Binmas Polres Labuhanbatu AKP Hairun Edi Sidauruk SH, ketika menenangkan para pelajar yang berunjuk rasa.

Rantauprapat, SB – Setelah di demo mahasiswa pada Rabu (25/9/2019) kemarin, kini halaman kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhanbatu- Sumatera Utara, kembali dipenuhi sebanyak 70-an pelajar SMA sederajat, Jum’at (27/9), hingga sekira pukul 11.30 WIB.

Aksi yang menolak RUU KPK dan RKUHP inipun, terpaksa dibubarkan pihak kepolisian karena tidak adanya penanggungjawab aksi. Namun, kericuhan sempat berlangsung, dimana, salah seorang pelajar SMAN 1 Kecamatan Bilah Hilir yang akrab disapa Mamad diduga terkena pukulan orang tak dikenal (OTK).

“Kepalaku dipukulnya dari belakang, udah kutandai orangnya, pokoknya aku gak terima” ujar Mamad, yang diamini sejumlah rekan sekolahnya, dan menyatakan sudah memegang rekaman gambar wajah OTK yang diduga melakukan pemukulan tersebut.

Mendapati situasi yang semakin tidak terarah, pihak Kepolisian langsung membubarkan aksi, serta mengamankan sejumlah pelajar dan dibawa ke Mapolres dengan mengendarai mobil patroli Satlantas Polres Labuhanbatu.

“Saya tanya, siapa yang bertanggungjawab atas aksi ini? Dengan siapa saya bisa bertanya dan berdialog? Kalau tidak ada, adik-adik silahkan bubar dan pulang kerumah masing-masing,” ucap Kasat Binmas AKP Hairun Edi Sudauruk SH.

Namun, aksi puluhan siswa inipun semakin tidak terkendali hingga sempat terjadi tarik menarik antara pelajar dengan petugas Kepolisian yang dibantu personil Satpol PP Pemkab setempat. Hingga akhirnya, para pelajar membubarkan diri dengan sendirinya.

Amatan suarabirokrasi.com, para pelajar yang di dominasi dari SMAN 1 Bilah Hilir, SMA Pangkatan, serta SMA Swasta dan MAN Kecamatan Bilah Hilir, juga membawa sejumlah alat peraga berupa karton yang bertuliskan antara lain, ‘Penjara Koruptor Lebih Bagus dari Ruang Kelas Gue, Turun Jokowi.., Sepeda Menantimu!!, Kalo Cewek Dilarang Keluar Jam 10, Terus Karaokean Sama Bapak DPR Siapa?

Di lokasi, tampak KUPT Dinas Pendidikan Provsu Jamaluddin, Kasatpol PP Aminulla Haris Nasution, Kadisdik Labuhanbatu Sarimpunan Ritonga. Kehadiran mereka, tidak lain untuk memberikan nasehat kepada para pelajar, agar tidak terlibat aksi unjuk rasa serta dapat segera pulang dan meninggalkan lokasi.

( Bede | SB )

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Check Also

Hari ke 5, Perwakilan Marga Kunjungi Soerya Respationo

Batam,-Memasuki hari ke lima, acara silaturahmi bersama tokoh Punguan Marga-marga Batak di Batam yang berlangsung …