Home / Sumut / Bersama Forkopimka, Danramil 10/TM Nyatakan Perang Melawan Asap
Teks Foto: Danramil 10/TM Kapten Kav Boston Siregar, didampingi Kapolsek Kampung Rakyat AKP Eri Prasetyo, disela-sela kegiatan.

Bersama Forkopimka, Danramil 10/TM Nyatakan Perang Melawan Asap

Teks Foto: Danramil 10/TM Kapten Kav Boston Siregar, didampingi Kapolsek Kampung Rakyat AKP Eri Prasetyo, disela-sela kegiatan.

Labusel, SB – Dengan Komitmen yang kuat, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka), Danramil 10/TM Kapten Kav Boston Siregar, nyatakan perang melawan asap. Konsekwensi itupun ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Aula Kantor Camat Kampung Rakyat Kabupaten Labuhanbatu Selatan- Sumatera Utara, Kamis (26/9/2019).

“Semoga dengan diadakannya Rapat ini, dapat meminimalisir terjadinya kebakaran lahan. Anjuran kepada para pemilik lahan agar lebih peduli, dan melaporkan dengan segera apabila terjadi kebakaran di lahannya masing-masing, ini tugas kita bersama,” tegas Danramil.

Melalui kesempatan ini pula, Danramil mengemukakan, pihaknya hanya sebagai pengendali dilapangan serta membantu mencegah kebakaran agar tidak meluas.

“Mayoritas lahan yang terbakar pada umumnya adalah semak belukar, dan merembet hingga ke lahan di sebelahnya. Ini mesti menjadi perhatian bagi kita semua untuk dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” pinta Kapten Boston.

Menambahkan, Kapolsek Kampung Rakyat, AKP Eri Prasetyo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk dapat bersama-sama memerangi asap yang diakibatkan kebakaran tersebut.

“Rata-rata kebakaran ini adalah lahan yang di ujung, dan lahan semak belukar yang terbakar. Untuk itu, agar para Kades dan Kadus agar pantau dan monitor di daerahnya yang punya lahan yang bersemak dengan tujuan agar tidak membakar lahanya di musim kemarau ini. Serta, mensosialisasikan Undang-undang pembakaran kepada warganya dan jangan sembarangan membakar lahan dan kebunnya,” bilang Kapolsek.

Lebih jauh, Kapolsek menguraikan, adapun lahan yang terbakar adalah lokasi tidak produktif yang belum ada tanamannya/kosong dan lahan yang bersemak. Untuk itu, diharapkan agar para kades memberikan himbauan kepada warga untuk mencegah kebakaran. Hal ini pula, dapat ditinjau dengan mengaktifkan Hotspot aplikasi Lapan Spire dalam rangka mencari tempat/lokasi kebakaran.

Menjawab itu, Kades Tanjung Mulia Muktar Nasution, dan para pemilik lahan, mengungkapkan akan kembali menekan ulang kepada para pemilik lahan yang ada Desa setempat untuk membersihkan semak belukar yang ada.

“Langkah-langkahnya salah satunya membeko lahan yang sudah semak dengan sistem 2/1 pembekoan. Kami akan mengikuti semua arahan dari bapak Danramil dan Kapolsek,” tutup Kades.

Tampak hadir, Kasubag Umum Kecamatan Kampung Rakyat, Khaida Puspa, Tokoh masyarakat Ramlan Lubis, Kanit Intelkam Polsek Kampung Rakyat Ipda Redi Sinulingga, Babinsa Serma A Roji, Para Kades dan Kadus se Kecamatan Kampung Rakyat, serta sebanyak 50-an warga sekitar.

( Bede | SB )

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Check Also

Hari ke 5, Perwakilan Marga Kunjungi Soerya Respationo

Batam,-Memasuki hari ke lima, acara silaturahmi bersama tokoh Punguan Marga-marga Batak di Batam yang berlangsung …