Home / Riau / Ini Identitas Nelayan Pukat Apung Tanjung Balai Asahan Yang Meninggal Dunia 
Foto ilustrasi

Ini Identitas Nelayan Pukat Apung Tanjung Balai Asahan Yang Meninggal Dunia 

Foto ilustrasi

Rohil, SB – Seorang nelayan kapal motor (KM) Pukat Apung asal Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara (Sumut) meninggal dunia di Puskesmas Pembantu (Pustu) Panipahan di Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, akhirnya diketahui.

Nelayan berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas tersebut sebelumnya dituliskan  dengan nama mister X.  Belakangan diketahui nama nelayan tersebut adalah Baharudin Dalimunthe, berusia sekitar 40 tahun, warga Tanjung Balai Asahan.

“Udah datang keluarganya, nama nya Baharudin Dalimunthe, tinggal di Tanjung Balai Asahan,” kata dokter Nanang, dari ujung telepon, menjelaskan, melalui pesan singkat whatsapp, Kamis 4 Juni 2019.

Hal itu dikatakan Nanang setelah kakak perempuan pasien datang dari Tanjung Balai Asahan untuk menjemput jenazah Baharudin Dalimunthe di Puskesmas Panipahan untuk disemayamkan di Tanjung Balai Asahan.

Dokter nanang yang menangani pasien menyebutkan, saat dilakukan pemeriksaan secara medis, kondisi pernapasan pasien dalam keadaan normal.

Kemudian tekanan darah normal, denyut jantung menurun dan tidak ada reaksi sehingga dilakukan penanganan sebagaimana mestinya, imbuh Nanang.

Saat dilakukan konsultasi dengan pihak terkait bernama Sio Kong atau pemborong yang membawa pasien, menurut pertimbangan pada pagi hari ini rencana pasien akan di rujuk ke luar dari Panipahan.

Namun pasien keburu meninggal dunia. “Pada pukul 5.25 WIB pasien dinyatakan telah meninggal dunia,” ujar dr Nanang.

Dikonfirmasi, Kepala Puskesmas Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), Rokan Hilir, dr Hj Netty Juliana membenarkan hal itu. “Ada, di Pustu Panipahan Kota,” kata dr Juliana, singkat.

Selanjutnya, jenazah Baharudin Dalimunthe di evakuasi dengan menggunakan kapal motor (KM) Pukat Apung untuk disemayamkan di rumah duka yang terletak di Tanjung Balai Asahan. (man)

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Check Also

Seorang Pemuda Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Rohil Dijebloskan Ke Penjara

Rohil, SB – Pagar makan tanaman, itulah kata-kata yang pantas diberikan kepada seorang pemuda pelaku …