Home / Riau / Yayasan Buddha Tzu Chi Tebing Tinggi Sumut Bantu Korban Kebakaran di Panipahan

Yayasan Buddha Tzu Chi Tebing Tinggi Sumut Bantu Korban Kebakaran di Panipahan

Tim Buddha Tzu Chi Indonesia Sumut foto bersama dengan para korban dan seluruh Upika Palika

Rohil, SB – Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Cabang Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut) mendatangi lokasi kebakaran di Jalan Bakti RT 008 RW 004 Dusun II Pajak Baru Kepenghuluan Panipahan Darat, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Tim Buddha Tzu Chi Tebing Tinggi yang di komandoi oleh Wardi datang bersama kru dan relawan berjumlah tujuh orang disambut hangat oleh Camat Palika M. Idris beserta seluruh Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) Pasir Limau Kapas (Palika) di Posko bantuan korban kebakaran berlokasi di Jalan Bakti Panipahan, Kamis 27 Juni 2019.

Tim yang membawa misi kemanusiaan tersebut memberikan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 2 juta rupiah kepada 30 kepala keluarga (KK). Bantuan itu diberikan secara simbolis oleh Tim Buddha Tzu Chi kepada seluruh korban.

Wardi mengatakan, Yayasan Buddha Tzu Chi merupakan badan amal bersekala Internasional. Yayasan Buddha Tzu Chi mempunyai satu misi kemanusiaan yang mempunyai filosofis tidak membedakan suku dan agama.

“Bahkan kita sudah ada lebih di 50 negara. Dimana ada bencana, dimana ada penderitaan kita selalu muncul disana untuk meringankan beban bagi mereka. Inilah salah satu ajaran dari pada guru kita  Master Chen yang ada di Taiwan,” terang Wardi disela acara bakti sosial yang digelar.

Wardi mengatakan pihaknya sangat berbahagia sekali diberikan kesempatan untuk menolong mereka yang ditimpa bencana. Kehadiran mereka bukan hanya sekedar memberikan materi, namun  juga memberikan pendampingan untuk menghibur mereka, dan menenangkan batin mereka.

“Makanya kami jauh-jauh datang dari Medan Sumatera Utara. Tadi kita menempuh perjalanan lebih dari tujuh jam dengan menggunakan perahu. Kemudian kita besok pulang ke Medan melalui jalur darat dengan jarak tempuh selama sebelas jam kembali ke tempat masing-masing,” imbuh dia.

Wardi menambahkan, apa yang mereka lakukan hari ini mendapatkan informasi Tzu Chi langsung terjun ke lokasi bencana. Sebab kata Wardi, Tzu Chi mempunyai tepat sasaran, cepat dan harus langsung kita berikan, itulah yang mereka lakukan, sama seperti di Sungai Berombang, Sumatera Utara, baru-baru ini.

Dengan melihat kondisi seperti ini, kata Wardi, Tzu Chi sangat terharu dan sangat sedih dan turut merasakan penderitaan mereka, tetapi disamping itu pihaknya juga merasa bersyukur dengan melihat semua korban dalam keadaan sehat dan selamat.

“Jadi itulah yang sangat kami syukuri karena mereka masih dalam keadaan sehat, hanya kehilangan materi saja,” imbuh dia.

Pasca bencana kebakaran diharapkan kepada para korban dapat dibangkitkan kembali semangatnya agar mereka dapat menata kehidupan yang lebih baik lagi di masa yang akan datang.

“Sehingga mereka tidak lagi memikirkan apa yang sudah terjadi. Inilah yang kami doakan baik di daerah manapun. Kalau bisa ini adalah yang terakhir,” katanya seraya berdoa jangan ada lagi bencana seperti ini lagi.(man)

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin