Home / Riau / Polisi Bongkar Jaringan Narkoba, Satu Pelaku Masuk Dalam Daftar Pencarian Orang

Polisi Bongkar Jaringan Narkoba, Satu Pelaku Masuk Dalam Daftar Pencarian Orang

Kepolisian Sektor Bangko melakukan pres release kasus narkoba di Mapolsek Bangko.

Rohil, SB –  Keresahan masyarakat terkait adanya transaksi narkoba jenis sabu-sabu seperti menjual ‘kacang goreng’ di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau akhirnya terbongkar. Hal itu terendus berdasarkan hasil penggrebekan yang dilakukan oleh pihak Kepolisian Sektor Bangko pada Selasa 25 Juni 2013 sekitar pukul 23.30 WIB.

Hasilnya, petugas kepolisian berhasil menangkap seorang pria berinisial S dari depan rumahnya, berlokasi di Jalan Pusara 1 (satu) Kelurahan Bagan Punak Kecamatan Bangko.

Selain menangkap pelaku, dari atas meja rumah pelaku petugas kepolisian yang dipimpin Kapolsek Bangko Kompol Sasli Rais SH turut mengamankan barang bukti berupa 12 paket sabu dengan berat bruto 11,86 gram, dan 1 buah bong atau alat penghisap sabu serta uang tunai sebesar Rp 1.135 ribu.

“Terbatasnya jumlah personel dan lampu penerangan jalan serta adanya perlawanan dari beberapa warga masyarakat sekitar dengan melempari batu kepetugas, maka kita putuskan untuk melakukan penggeledahan rumah tersangka pada pagi ini,” kata Kompol Sasli Rais SH didampingi Kanit Reskrim Polsek Bangko Iptu D’raja Napitupulu SIk, Rabu 26 Juni 2019.

Dari hasil penggeledahan yang dilakukan, tim gabungan menemukan beberapa barang bukti lainnya berupa senjata tajam (sajam) jenis samurai, kemudian komponen senjata api (senpi). Informasi yang didapat oleh pihak kepolisian, barang bukti tersebut milik terduga AM yang kini masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Kepolisian Sektor Bangko.

Kanitreskrim Polsek Bangko, Iptu D’Raja Napitupulu SIk, mengatakan, tersangka S berhasil ditangkap berkat informasi dari masyarakat bahwa di tempat tempat pelaku sering terjadi transaksi narkoba jenis sabu-sabu.

Dikatakan lagi, sabu-sabu itu dijual secara terang-terangan oleh tersangka seperti menjual kacang goreng, bahkan barang haram itu ada yang dijual dengan harga Rp10 ribu.

Dari hasil interogasi yang dilakukan penyidik, kepada petugas tersangka S mengakui jika barang haram tersebut didapatkan dari seseorang berinisial P dan D. “Kita masih selidiki lebih lanjut, karena belum jelas. Karena tersangka S terkesan masih menutupi, tapi kita akan berusaha untuk mendalaminya,” kata Raja.

Penggeledahan tidak berhenti di rumah S, tim gabungan juga melakukan penggeledahan di rumah terduga bandar narkoba berinisial AM bersebelahan rumah dengan tersangka S itu kondisi tergembok. Petugas pun akhirnya berhasil membongkar gembok rumah petak dua berterali besi itu.

Selain mengamankan meja diduga tempat berjualan sabu, dan pisau lipat (jenis ciput laut). Dari dalam rumah tersangka AM, petugas kepolisian juga mengamankan empat unit timbangan digital, kemudian paket sabu ukuran kecil, 2 unit hanphone, dan material senjata api serta beberapa senjata tajam jenis semurai.

Kompol Sasli Rais SH, mengungkapkan, sebelum dilakukan penggrebekan, pihaknya telah melakukan kroscek terkait kebenaran informasi yang beredar. “Saya ada video-nya, dimana yang berjualan sabu itu seperti menjual kacang goreng. Video yang ada sama saya ini, itulah rumah yang di geledah tadi,” kata Sasli Rais menambahkan.

Sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang pemberantasan narkotika, para tersangka akan dijerat dengan Pasal 112 ayat 2 dengan ancaman hukuman 6 sampai 20 tahun penjara dan Pasal 114 dengan ancaman hukuman seumur hidup.

Kompol Sasli Rais SH turut mengucapkan terimakasih kepada semua pihak seperti MUI, TNI, BNK dan Satpol PP serta pihak terkait lainnya atas dukungan yang diberikan kepada pihak kepolisian sektor Bangko Polres Rokan Hilir dalam membongkar peredaran gelap narkoba.

Atas keberhasilan pihak kepolisian dalam mengungkap jaringan peredaran gelap narkoba di Kabupaten Rokan Hilir, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Rohil, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Rokan Hilir turut mendukung upaya pihak kepolisian.

Demi penyelamatan generasi muda, MUI dan BNK Kabupaten Rokan Hilir menyatakan siap bergandengan tangan dengan pihak Kepolisian dengan melakukan kegiatan sosialisasi di semua sekolah yang ada. (man)

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Check Also

Ditengah Pandemi, Pemkab Rohil Disarankan Kreatif Cari PAD

Rohil, SB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) menjawab pandangan umum dari seluruh fraksi …