Home / Riau / Masyarakat Tionghoa Panipahan Galang Dana Bantu Korban Kebakaran 

Masyarakat Tionghoa Panipahan Galang Dana Bantu Korban Kebakaran 

Pemerintah Desa Panipahan Darat membuka Posko Bantuan berbentuk apapun.

Rohil, SB – Komunitas masyarakat Etnis Keturunan Tionghoa Panipahan melakukan penggalangan dana korban kebakaran warga Jalan Bakti Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, pada hari Rabu 26 Juni 2019 sekitar pukul 00.10 WIB dini hari.

“Kami atas nama Masyarakat Tionghoa Panipahan tadi melakukan penggalangan dana untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah kebakaran,” kata Cin An selalu koordinator penggalangan dana, ketika dikonfirmasi, Rabu 26 Juni 2019.

Cin An mengatakan, dana yang berhasil dikumpulkan pada hari ini, selanjutnya besok Kamis 27 Juni 2019 pada pukul 10.00 WIB selanjutnya diserahkan kepada para korban kebakaran berjumlah 21 kepala keluarga (KK) dan korban lainnya dengan total 29 kepala keluarga (KK).

“Penggalangan dana sudah dilakukan, besok rencananya akan diserahkan,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga turut merasa prihatin dan simpati dengan musibah yang terjadi dengan banyak kerugian yang ditimbulkan serta menghanguskan seluruh harta benda. Apalagi, katanya banyaknya warga yang menjadi korban kebakaran.

Selain memberikan bantuan, kepada para korban, pada sore harinya pihaknya bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Perwakilan Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut) akan melakukan kegiatan sosial terhadap para korban.

“Itu besok kita jemputnya di Pelabuhan dulula, besok mereka datang via Tanjung Balai  Asahan,” imbuh dia, seraya menjelaskan.

Ditambahkannya, melalui kegiatan ini kedepan diharapkan dapat membangun serta mempererat hubungan silaturrahmi terhadap sesama, khususnya anak Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), dapat saling membantu, saling bekerjasama baik dalam suka maupun duka.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Riau, Siswaja Muljadi, mengatakan, apa yang mereka lakukan ini tanpa membedakan suku dan agama, ini musibah dan rasa kemanusian sesama Warga Panipahan.

“Ini yang mendorong spontan langsung membantu. Semoga bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda), maupun dari kelompok masyarakat lainnya menyusul. Semoga bantuan ini juga dapat meringankan beban para korban,” kata pria yang akrab disapa Pak Aseng tersebut.(man)

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin