Home / Riau / Ini Respons DPRD Rokan Hilir Terkait Togel Dan Cap Jiki
Anggota DPRD Rokan Hilir dari Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintah, Aboy Khoiri.

Ini Respons DPRD Rokan Hilir Terkait Togel Dan Cap Jiki

Anggota DPRD Rokan Hilir dari Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintah, Aboy Khoiri.

Rohil, SB – Maraknya penyakit masyarakat (pekat) seperti perjudian jenis toto gelap (togel) dan cap jiki di Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau kali ini mendapatkan respons dari anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Rokan Hilir (Rohil), dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Aboy Khoiri.

Anggota Legislator Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan tersebut menyebutkan perjudian apapun jenisnya itu merupakan sebuah penyakit masyarakat (pekat) yang harus diberantas secara bersama-sama.

“Itu kan bagian dari penyakit masyarakat yang sudah menjadi kewajiban semua pihak untuk menertibkannya pak,” kata pria yang akrab disapa Aboy ini kepada media, Minggu 10 Maret 2019.

Diberitakan sebelumnya, maraknya aksi perjudian jenis toto gelap (togel) Hongkong, Singapura dan Cap Jiki di Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Riau menjadi pembahasan hangat di hampir setiap kedai kopi di wilayah itu.

Terkait dengan maraknya kegiatan ilegal perjudian di wilayah hukum Polres Rokan Hilir tersebut, Cutra Andika SH selaku penggiat hukum meminta kepada pihak kepolisian untuk melakukan tindakan penyidikan dan menangkap para pelaku perjudian.

“Jika perbuatan itu sudah memenuhi unsur tindak pidana perjudian diharapkan kepada pihak kepolisian untuk melakukan tindakan penyidikan dengan menangkap dan menahan pelakunya sampai ke persidangan Pengadilan,” tegasnya kepada media ini, Sabtu 9 Maret 2019.

Cutra menambahkan, kepada masyarakat diminta agar tidak melakukan tindakan ataupun main hakim sendiri agar tidak menimbulkan persoalan hukum baru, katanya.

Sumber lainnya menyebutkan, para bandar togel dan cap jiki tersebut diduga beroperasi sangat lihai dalam setiap menjalankan aksinya sehingga membuat aparat penegak hukum sulit untuk mendeteksi para bandar dan jurtul togel tersebut.

Hasil penelusuran media ini, para jurtul togel dan cap jiki tidak sungkan untuk melakukan transaksi jual beli di warung kopi seolah tidak memperdulikan kondisi sekitar sehingga menimbulkan kesan yang sangat bebas dan merajalela.

Para penggiat judi toto gelap ini kerap melakukan aksinya secara berpindah-pindah, mulai dari kedai kopi sampai dan di tempat-tempat umum lainnya.

Informasi yang didapat media ini, omzet dari penjualan togel dan cap jiki setiap harinya mencapai ratusan juta rupiah dalam setiap kali putaran. (Tim)

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Check Also

Diduga Korupsi, Berkas Perkara Oknum Kades di Rohil Dinyatakan Lengkap

Rohil, SB – Diduga melakukan tindak pidana korupsi dana desa (DD), berkas perkara seorang oknum …