Suara Birokrasi

Dinas Kesehatan Kepri Targetkan Kinerja Cemerlang Ditahun 2019

Acara rapat Dinas Kesehatan Provinsi Kepri di Aula Poltekkes Kemenkes Jalam Arif rahman Hakim , Sei Jang Bukit Bestari kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan riau.

Tanjungpinang, SB – Setiap Pemimpin, memiliki karakter tersendiri dalam meningkatkan kwalitas kerja setiap tahunnya. Hal tersebut dilakukan guna tercapainya target kerja tahunan dan memenuhi kepuasan Masyarakat dalam pelayanan dibidang Kesehatan. Dengan berakhirnya tahun anggaran 2018, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau dibawah kepemimpinan Tjetjep Yudiana beserta seluruh staf dan jajarannya telah melakukan rapat evaluasi kinerja tahun anggaran 2018. Acara rapat tersebut berlangsung selama 3 hari terhitung tanggal 7-9 Januari 2019 di Aula Poltekkes Kemenkes Jalam Arif rahman Hakim , Sei Jang Bukit Bestari kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan riau.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Tjetjep Yudiana) mengatakan bahwa digelarnya rapat tahunan tersebut bertujuan untuk memperoleh informasi atas prestasi kerja yang telah dicapai berdasarkan penggunaan anggaran yang telah dianggarkan.

“Rapat yang kita gelar ini yakni untuk mendengarkan pencapaian kinerja masing-masing bidang selama tahun 2018 berdasarkan alokasi anggaran yang telah disediakan,” kata Tjetjep.

Lebih lanjut Tjetjep mengatakan, bahwa rapat tersebut guna mendengarkan penjelasan tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), sebab pada tahun 2018 lalu Dinas Kesehatan berhasil memperoleh predikat “sangat baik”.

“Adapun tujuan rapat ini adalah untuk mendengarkan penjelasan tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Dimana pada tahun 2018 Dinas Kesehatan Provinsi Kepri mendapat predikat ‘sangat baik’. Selain itu juga, pengelolaan program/bidang juga diminta kesediaanya dalam mempresentasikan kegiatan yang sudah dilakukan selama tahun 2018,” ujarnya.

Menurut Tjetjep, evaluasi kinerja itu sangatlah penting dan sejatinya sifatnya wajib untuk dilaksanakan. Pasalnya, ini dapat menjadi pembelajaran bagi pengelola program kedepan dalam melaksanakan tugas agar dapat lebih baik dari tahun sebelumnya.

Kemudian, Tjetjep juga meminta hasil evaluasi itu dapat dilaporkan dengan segera. Sehingga apa yang menjadi penyebab terhambatnya suatu kegiatan/program dapat segera diketahui sambil berupaya dalam mencari jalan keluar dari permasalahan tersebut. Sehingga tidak ada lagi suatu program yang terhambat pengerjaaanya karena sesuatu hal dan utamanya tingkat pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Provinsi Kepri semakin membaik, tandasnya. (Red)

Exit mobile version