Home / Riau / Bupati Rohil Himbau Nilai-Nilai Agama Harus Ditanamkan Pada Anak

Bupati Rohil Himbau Nilai-Nilai Agama Harus Ditanamkan Pada Anak

H Suyatno turut didampingi H Rusli Efendi pada milad ke 20 Ar-Ridha Bagansiapiapi

Rohil, SB – Peristiwa tawuran yang melibatkan siswa Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko baru baru ini mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak.

Bupati Rokan Hilir H Suyatno bersama jajaranya bergerak cepat melakukan rapat evaluasi dengan semua kepala sekolah di Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko, baik sekolah negeri, swasta maupun yayasan yang ada guna membahas langkah apa yang harus diambil, terkait peristiwa itu.

Dalam rapat tersebut disebutkan disitu berkembang isu isu miring terhadap anak anak yang sekarang sedang menuntut ilmu di masing masing sekolah.

“Saya ndak perlu jabarkan disini, tapi ini merupakan pukulan terhadap kita terutama sekali dunia pendidikan. Ini tidak bisa kita biarkan,” kata H Suyatno menegaskan, disela acara milad ke 20 Yayasan Ar-Ridha Bagansiapiapi, Rabu 13 Februari 2019.

Menurut bupati disini yang paling pertama sekali diperlukan adalah peranan dari para orang tua, tokoh masyarakat dan tokoh pendidikan dan pemerintah dalam hal ini dinas pendidikan harus secara bersama sama menyelesaikan tugas yang berat ini.

“Saya pikir ini sangat berat, karena selama ini ndak pernah terjadi seperti itu, kenapa baru kali ini terjadi, ini yang perlu kita singkirkan dan kita buang jauh jauh, jangan sampai ada lagi anak anak kita yang terpengaruh dengan hal hal yang tidak benar itu,” sebutnya.

Agar peristiwa serupa tidak terulang, H Suyatno intruksikan setiap sekolah agar meningkatkan ilmu pengetahuan agama dengan memberikan santapan rohani kepada para siswa siswi sebagai bahan tunjuk ajar yang baik.

Dan bagi anak didik yang ternyata kelakuannya betul betul tidak bisa lagi di bina maka akan di serahkan kepada pimpinan masing masing sekolah yang bekerja sama dengan komite sekolah.

Menurut bupati langkah itu perlu dilakukan tidak hanya semata mata memberhentikan anak tersebut, namun langkah yang diambil harus melalui mekanisme, seperti memberikan teguran pertama, teguran kedua, teguran ketiga dan seterusnya.

Jika teguran teguran ini juga sudah tidak diindahkan lagi, maka kepala sekolah bersama komite sekolah dengan mengundang orang tua untuk mengambil sikap, apakah anak tersebut harus di keluarkan atau tidak.

“Tapi harapan kita semoga pertemuan semalam dengan semua pimpinan sekolah mudah mudahan membuahkan hasil, kita doakan itu. Kepada teman teman media juga kalau ada informasi ditemukan agar segera disampaikan,” kata H Suyatno. (man)

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin