Home / Riau / Miris..!! 12 Anak Dibawah Umur di Rohil Mengaku Geng Bocah
Bupati Rohil H Suyatno, Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hilir Gaos Wicaksono SH MH, Dandim Rohil Letkol Didik Efendi SIP, Kapolsek Bangko Kompol Syaloom Raja Gukguk SIK.

Miris..!! 12 Anak Dibawah Umur di Rohil Mengaku Geng Bocah

Bupati Rohil H Suyatno, Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hilir Gaos Wicaksono SH MH, Dandim Rohil Letkol Didik Efendi SIP, Kapolsek Bangko Kompol Syaloom Raja Gukguk SIK.

Rohil, SB – Ada-ada saja, sebanyak 12 orang anak dibawah umur yang mengaku genk Tongkrongan Bocah Brandal (TBB) diamankan petugas kepolisian sektor Bangko, Polres Rokan Hilir, Selasa 05 Februari 2019, dini hari.

Pihak kepolisian setempat menyebutkan adapun sekumpulan anak di bawah umur yang menyebut diriny genk TBB diketahui masih berstatus pelajar tingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama hingga tingkat sekolah menengah atas, sejumlah barang bukti juga turut diamankan dari lokasi rencana tawuran.

Peristiwa itu mendapat perhatian serius dari Bupati Rokan Hilir, H Suyatno yang baru saja mengadiri perayaan tahun baru Imlek 2570 bersama Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hilir Gaos Wicaksono SH MH, Dandim 0321 Rohil Letkol Inf Didik Efendi SIP dan Sekretaris Daerah (Sekda) Rokan Hilir langsung meluncur ke Mapolsek Bangko, Polres Rohil.

H Suyatno mengaku prihatin atas ulah anak anak di bawah umur yang masih berstatus pelajar tersebut.

“Saya terkejut dan prihatin setelah mendapatkan laporan dari Pak Kapolsek, katanya ada anak-anak kita yang masih berstatus pelajar diamankan petugas yang akan melakukan tawuran antar genk,” sebutnya.

Atas kejadian itu Bupati H Suyatno meminta kepada seluruh Camat, Datuk Penghulu, Lurah, para orang, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Agama agar secara bersama-sama memberikan pembimbingan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

Orang tua dari salah satu anak yang terlibat dan mengaku genk tongkrongan bocah berandal menyebut sudah capek memberikan pembimbingan kepada anaknya itu, tapi tidak berhasil, tukasnya.

Ironisnya lagi, bupati mendapatkan laporan bahwa ada sebagian anak yang diundang dari Kota Dumai ke Bagansiapiapi. Namun, H Suyatno menegaskan agar para orang tua tidak bosan dan putus asa dalam memberikan bimbingan dan tunjuk ajar kepada generasi muda kita.

Bupati H Suyatno meminta kepada seluruh stakeholder, mulai dari pihak sekolah, dinas pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat agar terus melakukan pengawasan secara inten.

Suyatno meminta kepada pihak sekolah, maupun dinas pendidikan segera datang ke Mapolsek Bangko guna membahas nasib para siswa yang terlibat tawuran tersebut.

Kapolsek Bangko Kompol Syaloom Raja Gukguk SIK menyebutkan, petugas kepolisian menangkap genk tongkrongan bocah brandal tersebut setelah mendapatkan laporan dari Ketua RT 15 Kepenghuluan Bagan Jawa.

Syaloom mengatakan, atas ke 12 anak yang mengaku genk tersebut akan diberikan pembinaan, disaksikan para orang tua, pihak sekolah dan Kepala Desa setempat guna menentukan nasib mereka kedepan.

Masih kata Syaloom, di Bagansiapiapi ada puluhan perkumpulan (grup) maupun genk media sosial (medsos) facebook yang melibatkan pelajar mulai tingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama maupun tingkat sekolah menengah atas.

“Kita sudah lama melakukan pemantauan, masih ada genk lainya, salah satunya genk Geston 121. Yang kita amankan hari ini genk TBB,” sebut Kompol Syaloom Raja Gukguk SIK, kepada wartawan. (Man)

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Check Also

Ditengah Pandemi, Pemkab Rohil Disarankan Kreatif Cari PAD

Rohil, SB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) menjawab pandangan umum dari seluruh fraksi …