Home / Sumut / Akhirnya Fahmi Meringkuk Dalam Sel
Tersangka

Akhirnya Fahmi Meringkuk Dalam Sel

Tersangka

Labuhanbatu, SB – Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Abang beradik ini harus berakhir didalam sel dikarenakan kasus penganiayaan yang mereka lakukan secara bersama – sama.

Fahmi (30) harus menanggung perbuatannya setelah dilaporkan Apriando (30) dengan LP/05/I/2019/Sek.Aek Natas tanggal 10 Januari 2019.

Penganiayaan ini berawal pada Kamis (10/1/2019) sekira pukul 06.15 WIB saat korban tengah tertidur dirumahnya di Desa Terang Bulan, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labura. Akan tetapi, korban mendengar suara orangtuanya memanggil namanya.

“Saat korban bangun dan mendengar suara lemparan batu ke seng rumahnya, korban keluar rumah dan ternyata yang melempar adalah pelaku FT. Saat itu juga korban mengejarnya dan pelaku akhirnya dapat tertangkap,” sebut Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang melalui Kapolsek Aek Natas, AKP Soya Lato Purna, Rabu (16/1/2019).

Pada saat tertangkapnya pelaku, imbuh Kapolsek, saat itu datang adek pelaku berinisial IT alias Irfan membawa sebilah parang dan korban seketika itu melepaskan Fahmi.

“Pada saat korban lari dan pelaku FT melempar korban, tapi korban dapat mengelak, kemudian Irfan mengayunkan parangnya kepada korban dan mengenai korban,” jelas Kapolsek kembali.

Pelaku Fahmi mengambil batu dan memukulkan ke pelipis korban dan meninju muka korban. Atas kejadian tersebut datang warga setempat dan memisah penganiayaan itu. Kedua pelaku pun melarikan diri.

“Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka di pelipis, luka bacok di paha sebelah kiri, luka memar di betis sebelah kiri dan korban melaporkan ke polsek serta berobat ke puskesmas,” terangnya.

Setelah melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi-saksi di TKP, akhirnya pada Selasa (15/1/2019) sekira pukul 01.00, keberadaan Fahmi terendus petugas sedang berada di rumahnya, sehingga kanit Reskrim Ipda H. Naibaho bersama unit opsnal melakukan penangkapan.

“Ketika itu pelaku dapat diamankan dan setelah diinterograsi dia mengakui perbuatanya bersama-sama saudaranya Irfan,” terang Kapolsek.

Guna keperluan penyidikan, pelaku diboyong ke Polsek Aek Natas untuk pemeriksaan lebih lanjut, sedangkan adik pelaku tengah diburon polisi.(DR)

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Check Also

Hari ke 5, Perwakilan Marga Kunjungi Soerya Respationo

Batam,-Memasuki hari ke lima, acara silaturahmi bersama tokoh Punguan Marga-marga Batak di Batam yang berlangsung …