Home / Tanjungpinang / Wow, Anggaran Makan Minum Tamu DPRD Kepri Fantastis
hidangan makan minum tamu disalah satu ruangan petinggi DPRD Kepri

Wow, Anggaran Makan Minum Tamu DPRD Kepri Fantastis

hidangan makan minum tamu disalah satu ruangan petinggi DPRD Kepri

Tanjungpinang, SB – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2017 telah menganggarkan belanja Makanan dan minuman tamu dengan nilai pagu Rp. 1.450.000.000 (Satu milyar empat ratus lima puluh juta rupiah). Selain itu, pada tahun yang sama, kegiatan tersebut juga dinggarkan kembali dengan kode mata anggaran yang berbeda dengan nilai pagu sebesar Rp. 2.575.000.000 (Dua milyar lima ratus tujuh puluh lima juta rupiah). Maka, total anggaran belanja makanan dan minuman tamu di Sekretariat DPRD Provinsi Kepri tahun anggaran 2017 sebesar Rp. 4.025.000.000 (Empat milyar dua puluh lima juta rupiah).

Sementara itu, pada tahun 2018, Pemerintah Provinsi Kepulauan riau melalui Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepri menganggarkan kembali belanja makanan dan minuman tamu dengan nilai pagu sebesar Rp. 4.600.000.000 (Empat Milyar enam ratus juta rupiah) dengan kode mata anggaran kegiatan 04.04.05.04.67.001.5.2.2.11.03.1.1 dengan metode pelaksanaan pekerjaan secara swakelola.

Terkait hal ini, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia kota Tanjungpinang (Ridwan Lingga) menyebut telah menyurati Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau untuk melakukan konfirmasi. Akan tetapi, Sekretaris DPRD Provinsi Kepulauan Riau justru tidak menanggapi surat tersebut, ujar Ridwan kepada Suarabirokrasi.com Kamis 10/1 di salah satu Warung Kopi di Tanjungpinang.

Ridwan menilai, bahwa anggaran makan minum tamu yang mencapai milyaran rupiah pada tahun 2017 dan tahun 2018 perlu dipertanyakan penggunaannya.

“Anggaran makan minum tamu sebesar itu perlu kita pertanyakan, karena makanan yang disajikan kepada tamu berdasarkan survey kami disalah satu ruangan petinggi DPRD Kepri hanya berupa snack appolo dan kacang polong, ” ungkap Ridwan.

Lebih lanjut Ridwan mengatakan, bahwa untuk kegiatan tersebut dilaksanakan secara swakelola tentu sangat berpotensi melanggar Peraturan Presiden nomor 70 tahun 2012 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah beserta perubahannya.

“Bagaimana mungkin kegiatan yang notebenenya membutuhkan penyedia justru dikerjakan secara swakelola, apakah mereka membuat makanan appolo dan kacang polong itu sendiri? Tentunya tidak mungkin,” Imbuh Ridwan.

Sementara itu, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan pengadaan makan minum tamu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Darmin SE) ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

“Iya kita belanja secara swakelola, tapi dari anggaran sebesar itu juga termasuk untuk penginapan tamu-tamu pimpinan DPRD,” ungkapnya. Saat disinggung bukankah pimpinan DPRD hanya 4 orang, Darmin menyebut terkadang para anggota juga menitip, ujarnya. (Red)

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Check Also

Berangus Jaringan Bandar Narkoba, Polres Rohil Gulung 46 Tersangka

Rohil, SB – Polres Rokan Hilir berhasil mengungkap 35 kasus narkoba selama operasi Anti Narkotika …