Home / Sumut / Plt Bupati Optimis Akan Membuat Labuhanbatu Warna-warni

Plt Bupati Optimis Akan Membuat Labuhanbatu Warna-warni

Plt Bupati Labuhanbatu

Labuhanbatu, SB – Adat merupakan inti atau nukleus dari peradaban atau sivilisasi Melayu.
Dapat ditafsirkan bahwa adat dalam kebudayaan Melayu ini, telah ada sejak manusia Melayu ada. Adat selalu dikaitkan dengan bagaimana manusia mengelola dirinya, kelompok, serta hubungan manusia dengan alam (baik alam nyata maupun gaib atau supernatural), dan hubungan manusia dengan Sang Pencipta. Dengan demikian adat memiliki makna yang “sinonim” dengan kebudayaan.
Dalam kaitan Budaya, Plt. Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe, ST, MT bersama Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Ahmad Muflih, SH, MM dan sejumlah Kepala OPD menghadiri hajatan besar masyarakat melayu Kabupaten Labuhanbatu, Sabtu malam di Gedung Nasional Rantauprapat.(29/12/2019)

Diawali dengan pembacaan do’a oleh Al Ustadz H Rendy Fitrayana, LC, MHI tersebut dan diteruskan dengan tarian persembahan dan pemberian cenderamata kepada Ahli Waris, Keturunan, Pemangku Adat Kesultanan dan Kerajaan di Labuhanbatu oleh Plt. Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe, ST, MT.

Plt. Bupati Labuhanbatu pada arahannya mengatakan, bahwa hari ini rasanya kita balik kampung di kampung kita sendiri, mudah-mudahan acara ini terus berkesinambungan dan kedepannya kita buat agar melayu ini bisa berkembang kembali kejayaannya.

Kita mengetahui bahwasanya kebanggaan kita buat daerah Labuhanbatu ini sultannya ada dua yaitu Sultan Bilah dan Sultan Panai, saya yakin kedepannya kegiatan seperti ini harus kita tingkatkan lagi, ujar Andi Suhaimi dihadapan para tamu dan undangan.

Masih kata Andi, bahwasanya Labuhanbatu ini adalah melayu, karena kitapun hari ini hadir kenduri, kita semua hadir kalau ada kenduri adat istiadat kita, kenduri itu adalah melayu, bukan tari tor-tor atau yang lainnya, bagi bapak-bapak atau ibu-ibu yang ingin mengembalikan melayu ini kedepan, insya Allah dimasa kepemimpinan saya, saya siap dan kita buat Labuhanbatu ini yang penuh dengan warna warni, janganlah kita kaburkan dan saya tidak mau mengaburkan sejarah dari pada Labuhanbatu maupun Rantauprapat, kata Andi Suhaimi.

Feri Badriansyah selaku Ketua LBM Tuah Deli dalam sambutannya menjelaskan, bahwa dasar pemikiran kami membuat kegiatan ini adalah kerinduan kami terhadap budaya yang ada di Labuhanbatu, kita dulu mengenal bahwa Labuhanbatu adalah kota melayu, kebanyakan orang mengatakan melayu itu adalah suku, jadi perlu kami sampaikan bahwa yang dikatakan melayu itu adalah bangsa dan saya menemukan bukti sejarah itu di daerah Tanjung Medan tepatnya di Kampung Raja,pungkas Feri.

Dijelaskan Feri, kami sampaikan bahwa kami di Lembaga Budaya Melayu Tuah Deli ini terdiri dari beberapa suku, ada suku jawa, suku batak toba, suku tapanuli dan lain-lainnya, bahkan ada karo atau aceh dan saya bersuku banjar, dan saya adalah keturunan pangeran Hidayatullah pada tahun 1901 keturunan kami hijrah dari kalimantan karena diusir oleh belanda dan raja atau kesultanan asahan memberikan tempat kepada kami di daerah Masjid Raya Kisaran.

Moralitas kami di Labuhanbatu ingin mengangkat budaya yang ada di Kabupaten Labuhanbatu terkhusus budaya melayu karena budaya melayu adalah budaya islam, harapan kami kedepan dan mempunyai target bahwa apa yang kami laksanakan ini sebagai cerminan untuk kedepannya kami akan tetap berjuang sampai hayat kami lepas untuk tetap memperjuangkan budaya melayu tekhususnya seni budaya melayu di Labuhanbatu ini, jelas Feri Badriansyah.

Kenduri Budaya Melayu Labuhanbatu 2018 yang dihiasi dengan pertunjukan Pencak Silat, Tari Pilandok, Sinandong Bilah dan Silau Lau Kong tersebut, sebelumnya turut menyampaikan sambutan yaitu dari Penasehat LBM Tuah Deli Labuhanbatu H. Datuk Filyansyah dan sambutan dari Tokoh Melayu Labuhanbatu/Ketua MABMI Tengku Mizwar serta laporan dari Ketua Panitia Pelaksana Indra Gunawan.
Acara Berlangsung meriah dan mendapat dukungan dari Pemkab Labuhanbatu dalam eksistensinya melestarikan Budaya yang ada di Labuhanbatu.(DR)

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Check Also

Hari ke 5, Perwakilan Marga Kunjungi Soerya Respationo

Batam,-Memasuki hari ke lima, acara silaturahmi bersama tokoh Punguan Marga-marga Batak di Batam yang berlangsung …