Home / Anambas / SEBORA Anambas Pertanyakan Keseriusan Pemda dan PT. Rempang

SEBORA Anambas Pertanyakan Keseriusan Pemda dan PT. Rempang

Direktur NGO SEBORA ANAMBAS (Dedi Syahputra)

Anambas, SB – Hingga sekarang kapal feri dari perusahaan PT. Rempang Sarana Bahari yang melayani rute Tanjungpinang-Letung-Tarempa dan sebaliknya belum memiliki fasilitas kesehatan untuk masyarakat. Hal tersebut disesalkan Dedi Syahputra, Direktur NGO SEBORA Anambas, Sabtu, (10/11/2018).

Menurut Dedi Syahputra, fasilitas kesehatan didalam kapal feri tersebut sangat penting menimbang jarak tempuh dari Kabupaten Kepulauan Anambas ke Tanjungpinang sangat jauh.

“Dari awal beroperasi perusahaan ini hingga sampai sekarang, warga yang sakit harus terbaring dilantai dan tanpa ada sedikitpun fasilitas kesehatan yang diberikan, jangankan ruangan klinik, kasur aja tidak ada, sedangkan jarak tempuh sekitar 8-9 jam perjalanan,” ucap Dedi.

Dedi menuturkan, fasilitas kesehatan didalam kapal feri itu sesuai dengan peraturan yang ada.

“kita tidak mengada-gada, ini sesuai dengan peraturan menteri perhubungan nomor 20 tahun 2015 tentang standar keselamatan pelayaran dan Peraturan menteri perhubungan nomor 37 tahun 2015 tentang standar pelayanan penumpang angkutan laut yaitu pelayanan diatas kapal meliputi informasi dan fasilitas keselamatan dan informasi dan fasilitas kesehatan, selain itu juga ini merupakan tanggungjawab sosial perusahaan sesuai dengan undang-undang nomor 25 tahun 2007 tentang penanaman modal,” terangnya.

Ketika ditanya awak media, apa langkah yang akan diambil dengan sikap PT Rempang Sarana Bahari, Dedi menjelaskan, NGO SEBORA Anambas akan terus mendorong pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas untuk serius menuntaskan persoalan tersebut.

Ia menyesalkan, pemerintah daerah dan DPRD seperti setengah hati untuk menyelesaikan persoalan ini.

“kita sudah 2 (dua) kali Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD bersama pemerintah daerah dan pelaku usaha yang bersangkutan, tetapi belum juga mendapatkan kepastian, ini yang aneh, seperti setengah hati untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, bukankah tugas pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masayarakat?,” tanya Dedi kembali dengan kesal.

Masih kata Dedi, pihaknya juga sudah menyampaikan kepada Pemda dan DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas agar melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap kapal feri perusahaan PT. Rempang. (red)

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Check Also

Bupati Anambas Hadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Se-Kepri

Anambas, SB – Dalam rangka memberantas korupsi untuk Indonesia Bebas dari kejahatan korupsi, Komisi Pemberantasan …