Home / Sumut / Fantastis, Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Ungkap 30 Kasus Narkoba

Fantastis, Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Ungkap 30 Kasus Narkoba

Para tersangka

Labuhanbatu, SB – Dalam menciptakan rasa aman ditengah Masyarakat,Polres Labuhanbatu tetap terus Berkomitmen memberantas peredaran Narkoba di wilayah hukumnya.

Demikianlah dikatakan Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang, SIK SH didampingi Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP I Kedek Hery Cahyadi, SIK SH MH pada paparannya, Senin di Mapolres Labuhanbatu jalan Thamrin Rantauprapat (08/10/218).

Penyalahgunaan narkotika semakin meningkat di wilayah hukum Polres Labuhanbatu, setiap hari personil Polres Labuhanbatu mengamankan pelaku penyalahgunaan narkotika.

Dari hasil pengungkapan kasus tindak pidana narkoba selam 25 hari sejak tanggal 11 September 2018 s/d 5 Oktober 2018 berhasil mengungkap sebanyak 30 kasus dan jumlah tersangka yang berhasil di amankan 35 orang tersangka penyalahgunaan narkoba, terdiri dari 33 orang laki-laki dan 2 orang perempuan.

“Dari ke 35 tersangka, 28 orang sebagai pengedar dan 7 orang pengguna, barang bukti narkotika jenis sabu-sabu 160,81 gram, ganja 1.599,86 gram, pil extasy 285 butir atau seberat 91,96 gram. Lokasi penangkapan dari kabupaten Labuhanbatu 20 kasus, Labuhanbatu Utara 9 Kasus dan Labuhanbatu Selatan 1 Kasus, penindakan dilakukan oleh Satuan Narkoba Polres Labuhanbatu 25 kasus, Polsek Kualuh Hulu 3 kasus, Polsek Bilah Hilir 1 kasus dan Polsek Bilah Hulu 1 kasus,” jelas Kapolres.

Kapolres Labuhanbatu pada paparannya turut mengundang organisasi pegiat anti narkoba AZNO Team BNN, Granat, Gempur dan KBPPP – Polri dan media, serta berharap agar pencegahan narkoba kita mulai dari diri kita sendiri, keluarga dan masyarakat.

AKBP Frido Situmorang, SH SIK berharap peran penting dari masyarakat, organisasi penggiat anti narkotika dan teman-teman media yang diharapkan perduli dengan lingkungan dan selalu berkomitmen bahwa narkoba adalah musuh kita bersama dan harus selalu bersinergi dengan Kepolisian untuk memberantas narkoba sampai ke akar- akarnya, ucapnya.

“Saya juga berharap agar teman-teman media supaya membuat tulisan tentang bahaya narkoba dan berikan tulisan itu kepada saya nanti kita nilai dan pemenangnya akan saya beri hadiah,” ujarnya.

“Untuk dapat mengobati saudara-saudara kita yang telah terpengaruh oleh narkotika, sudah beberapa kali kita sampaikan permohonan ke pemerintah agar segera dibangun panti rehabilitas untuk para pengguna narkoba dan kita tetap menunggu apakah di Labuhanbatu, Labusel dan Labura yang akan dibangun,” ujar Frido dihadapan media

Harapan Kapolres hendaknya Panti Rehabilitas ini secepatnya terwujud.
Ditambahkan Frido dengan hadirnya pegiat anti Narkoba seperti AZNOTeam BNN membawa perubahan baru dalam menciptakan Desa Bebas Narkoba,ujar Frido menutup bicaranya. (DR)

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin