Home / Sumut / Plt Bupati Labuhanbatu Bawa Angin Segar Untuk Masyarakat
Plt Bupati Labuhanbatu tampak sedang menggendong anak salah satu peserta nikah

Plt Bupati Labuhanbatu Bawa Angin Segar Untuk Masyarakat

Plt Bupati Labuhanbatu tampak sedang menggendong anak salah satu peserta nikah

Labuhanbatu, SB – Kunjungan Plt.Bupati Labuhanbatu H.Andi Suhaimi Dalimunthe ST.MT pada acara nikah isbat membawa angin segar bagi masyarakat Labuhanbatu.

Banyaknya masyarakat Kabupaten Labuhanbatu yang belum mempunyai Akta Nikah dan sehingga tidak terbitnya Akta Kelahiran menjadi perhatian H. Andi Suhaimi selaku Plt. Bupati Labuhanbatu.

Demikian dikatakan Plt. Bupati labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe, ST, MT, Jum’at pagi pada pembukaan acara Sidang Isbat Nikah Pengadilan Agama Rantauprapat yang dilaksanakan di Balai Desa, Desa Tanjung Siram Kecamatan Bilah Hulu.(31/8/2018).

Dalam Hal ini Andi Suhaimi mengatakan, “Tahun ini juga kalau nanti ada perubahan APBD akan kita masukkan dan Tahun 2019, insya Allah kalau umur panjang dan rejeki yang ada sidang isbat nikah di Kabupaten Labuhanbatu akan kita buat lebih banyak lagi untuk kedepannya,” Ujarnya.

Menurut Plt. Bupati Ini kebutuhan kita akan Akta Nikah adalah untuk kelengkapan pengurusan akta kelahiran,ijazah yang berguna untuk merencanakan Masa Depan Keluarga kita.

“Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, anak desa bisa saja menjadi Bupati, anak desa bisa menjadi Camat, bisa menjadi Polisi, saya sendiri anak tukang kue bisa menjadi Bupati Kabupaten Labuhanbatu, ini yang saya inginkan kepada bapak ibu, jangan pikirkan diri kita tapi pikirkan anak cucu kita kedepan,” jelas Andi Suhaimi.

Ketua Pengadilan Agama Rantauprapat Drs. H Bakti Ritonga, SH, MH menjelaskan, pada pagi hari ini kita diberikan Allah SWT nikmat yang cukup besar sehingga bisa berkumpul dan bertatap muka dalam rangka melaksanakan isbat nikah terhadap masyarakat Labuhanbatu terkhusus kepada masyarakat Desa Tanjung Siram yang sampai dengan hari ini ada yang sudah puluhan tahun berkeluarga, tapi sampai dengan saat ini belum bisa dibuktikan perkawinannya secara hukum dengan akta nikah dan sebahagian besar dari anak-anak putra putri bangsa yang ada di Desa Tanjung Siram ini minimal barangkali dari 25 pasang yang akan kita isbatkan hari ini, mereka belum memiliki akta kelahiran karena perekawinan orang tuanya tidak tercatat di Kantor Urusan Agama.

Menurut Bakti Ritonga, “Dalam tahun ini kita akan mencoba untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa kita, untuk mengangkat harkat dan martabat warga kita yang mereka rentan mungkin akan termarjinalkan, mungkin saat ini Tanjung Siram terkenal dengan daerah perkebunan atau daerah pertanian, tetapi pertanian sawit/karet yang ekonominya cukup tinggi, padahal kemungkinan warga kita ini sanggup untuk menyekolahkan anak-anaknya, tetapi karena tidak ada akta kelahiran, untuk menjadi kepala dusun pun mungkin tidak bisa, karena ada persyaratan harus ada akta kelahiran atau ada akta nikah.

Acara pembukaan sidang isbat nikah pengadilan agama rantauprapat dirangkai dengan kegiatan tanya jawab antara Plt. Bupati Labuhanbatu dengan peserta sidang isbat, yang pada intinya mereka sangat mendukung program pemerintah ini, karena program ini sangat baik dan bermanfaat bagi keluarga mereka dan Masyarakat pada Umumnya khususnya Masyarakat Labuhanbatu. (Dharma Bakti)

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Check Also

Hari ke 5, Perwakilan Marga Kunjungi Soerya Respationo

Batam,-Memasuki hari ke lima, acara silaturahmi bersama tokoh Punguan Marga-marga Batak di Batam yang berlangsung …