Home / Riau / Dihadapan KPK Bupati Rohil Apresiasi Peserta Sosialisasi Gratifikasi 

Dihadapan KPK Bupati Rohil Apresiasi Peserta Sosialisasi Gratifikasi 

Bupati H Suyatno foto bersama Deputi Penaggulangan Gratifikasi KPK Andy Purwana dan para peserta sosialisasi.

Rohil, SB – Bupati Rokan Hilir H Suyatno memberikan apresiasi kepada seluruh peserta sosialisasi pengendalian gratifikasi karena ada keberanian untuk menyampaikan sesuatu diluar konteks gratifikasi.

“Alhamdulillah respon daripada seluruh peserta maupun pihak KPK sendri. Kegiatan hari ini cukup menarik. Kenapa, karena ada keberanian daripada peserta untuk menyampaikan sesuatu diluar gratifikasi, topik gratifikasi diluar  itu KPK menerima dan dilayani,” kata Bupati H Suyatno, disela acara, Rabu 15 Agustus 2018

Menurutnya transparan inilah yang sangat penting yang harus dilaksanakan sebagai orang yang melayani masyarakat. Tujuan pemerintah adalah untuk melayani masyarakat.

Sehingga disimpulkan bahwa pencegahan ini sangat panting sebelum terjadi. Sebab katanya, KPK yang datang kali ini bukan berwarna merah (penindakan) melainkan berwarnah hijau, yakni bidang pencegahan dan sosialisasi.

Dengan adanya bekal ilmu yang disampaikan oleh KPK termasuk penyadapan penyadapan, rencana aksi pencegahan korupsi, e-budgeting, e-plaining dan dalam rangka penegakan hukum adalah tugas kerja KPK.

“Kita sebagai bidang pelayanan harus antisipasi sedapat mugkin. Harapan KPK seperti itu,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan Pemda Rohil dalam mensosialisasikan pengendalian gratifikasi. Sebagai percontohan adalah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) terpampang dengan jelas aturan mengenai urusan e-KTP, Kartu Keluarga (KK) maupun Akte Kelahiran.

Tahun lalu pihaknya sudah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Bupati membentuk Unit Penanggulangan Gratifikasi (UPG) yang dipusatkan di Kantor Inspektorat Rokan Hilir.  Bilamana nanti ada pihak pihak ketiga yang memberikan sesuatu yang menurutnya adalah gratifikasi segera melaporkan kepada Unit Penanggulangan Gratifikasi setempat.

“Nah ini sudah didukung oleh KPK dan ini diciptakan di setiap kabupaten/kota. Alhamdulllah kita sudah mengarah kesana gitu, kita juga mendapatkan presiasi dari KPK tadi,” sebut Bupati. (wisman)

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin