Home / Sumut / Hadiri Nikah Massal, Ini Rencana Plt Bupati Labuhanbatu Tahun 2019

Hadiri Nikah Massal, Ini Rencana Plt Bupati Labuhanbatu Tahun 2019

Plt. Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe, ST, MT didampingi Sekdakab Ahmad Muflih, SH, MM memberikan buku nikah kepada salah satu pasangan peserta nikah massal.

Labuhanbatu, SB – Plt Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe ST MT didampingi Sekda Ahmad Muflih SH MM menghadiri juga sekaligus menyaksi prosesi sidang isbat atau pernikahan massal di Aula Kantor Desa Bandar Tinggi Kecamatan Bilah Hulu Jum’at,(10/8). Dalam kunjungan itu, Andi mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu TA 2019 akan mengalokasikan dana APBD untuk sidang isbat nikah bagi pasangan suami istri yang belum mempunyai buku nikah.

“Pemkab Labuhanbatu pada tahun ini akan memberikan sedikit alokasi dana untuk sidang isbat masal, dan di tahun 2019 mendatang juga akan ada dana untuk hal yang sama, akan tetapi alokasi dananya lebih besar, kita juga akan membuat suatu hiburan, agar terasa seperti layakanya pasangan yang baru menikah,” ujarnya.

Ketua PP Labuhanbatu itu juga mengatakan buku nikah merupakan salah satu administrasi Negara yang sangat penting, namun sangat disayangkan masih ada ribuan pasangan suami istri  (pasutri) di Kabupaten Labuhanbatu yang belum mempunyai buku penting tersebut.

“Buku nikah adalah administrasi Negara yang sangat penting, jika ada ribuan pasutri yang belum mempunyai buku nikah bisa dipastikan juga ada banyak pulihan ribu anak-anak di Labuhanbatu yang belum mempunyai akte kelahiran, karena salah satu persyaratan mengurus akte kelahiran adalah buku nikah,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa dengan tidak adanya buku nikah akan mempersulit masyarakat untuk mengakses berbagai keperluan seperti pendidikan dan kesehatan. Sebab, katanya, pemerintah sedang gencar menertibkan administrasi kependudukan.

Ketua Pengadilan Agama Rantauprapat Drs H. Bakti Ritonga SH, MH menjelaskan di Labuhanbatu tercatat sekitar 7.500 pasangan yang belum menikah dan sekitar 63.000 anak-anak belum mendapatkan akte kelahiran.

Ia mengatakan program nikah massal di gelar ini bertema “dengan pelayanan sidang isbat, kita wujudkan kepastian hukum masyarakat dalam rangka mewujudkan keluarga sakinah untuk membangun Labuhanbatu damai dan sejahtera” akan menyasar kepada semua pasutri yang belum mempunyai buku nikah, hanya saja prosesnya akan dilakukan secara bertahap.

“Pada tahun 2018 ini akan ada 100 pasangan yang akan melakukan sidang isbat, sudah dilakukan pada 25 pasangan, dan hari ini ada 25 pasangan di Desa Bandar Tinggi, selanjutnya pada tanggal 25 Agustus mendatang akan dilakukan di Desa Tanjung Siram sebanyak 25 Pasangan,” pungkasnya.(Dharma Bakti)

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Check Also

Hari ke 5, Perwakilan Marga Kunjungi Soerya Respationo

Batam,-Memasuki hari ke lima, acara silaturahmi bersama tokoh Punguan Marga-marga Batak di Batam yang berlangsung …