Home / Tanjungpinang / Pabrik Rokok UN Segera Berdiri, Ini Pesan Gubernur Kepri

Pabrik Rokok UN Segera Berdiri, Ini Pesan Gubernur Kepri

Gubernur Kepri ikut meletakkan batu pertama pembangunan pabrik rokok UN dan Strong di Dompak Tanjungpinang

Tanjungpinang, SB – PT Megatama Pinang Abadi bekerjasama dengan  PT Megatama Batu Karang Indonesia mendirikan Pabrik Rokok UN dan Strong di kawasan Dompak kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau.

Direktur PT Megatama Pinang Abadi, (Sunadi) dalam pidatonya mengatakan jika investasi tahao pertama yakni berkisar 50 Milyar rupiah.

“Untuk investasi awal di tahap pertama pembangunan perusahaan menelan anggaran 50 Miliar dan akan dilanjutkan  beberapa tahap dengan alokasi anggaran 200 Miliar. Pabrik rokok produk UN dan Strong ini akan memakai lahan seluas 16 hektar yang telah dibebaskan dan dibeli oleh pihak perusahaan,” ujarnya Kamis 9/8 dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Pabrik tersebut.

Sunadi melanjutkan, PT Megatama Pinang Abadi diperkirakan akan mampu menyerap tenaga kerja sekitar 250 sampai 300 orang.

“Asumsi tenaga kerja yang kita butuhkan nantinya sekitar 250 hingga 300 orang,” tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun mengaku memberikan apresiasi dan dukungan atas  investasi PT Megatama dan kesungguhannya mendirikan pabrik rokok pertama di Kota Tanjungpinang.

“Ini adalah perusahaan pertama yang ada di kota Tanjungpinang. Semoga dengan hadirnya investasi perusahaan rokok ini dapat mendorong investor asing untuk berinvestasi di Tanjungpinang  sehingga kedepannya dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ucapnya.

Ia juga mengatakan dengan dibangunnya perusahan rokok di kawasan Dompak ini  nantinya akan disejalankan dengan pihak Pemprov untuk mendorong pemerintah pusat agar mengucurkan dana untuk membangun akses laut seperti pembangunan pelabuhan.

“Kepada PT Megatama jika nantinya menerima tenaga kerja haruslah mengutamakan masyarakat di sekitaran pulau Dompak, agar mereka juga nantinya merasa PT Megatama ini merupakan bagian dari mereka,” tutup Nurdin.

kepala FTZ Kota Tanjungpinang , Dean Yealta mengatakan selain pembangunan industri pabrik rokok oleh PT Megatama Pinang Abadi, nantinya akan disusul pembangunan industri garam dari Surabaya dan juga industri pesawat apung.

“Mereka telah melakukan penjajakan dan kordinasi dengan BP Tanjungpinang. Tidak hanya Dompak, di Senggarang juga baru-baru ini ada perusahaan dari Bali telah melakukan penjajakan untuk membangun sebuah resort nantinya. Jadi kita harapkan pusat industri di kawasan Dompak dengan luas 1.300 Ha ini kedepannya akan menjadi lahan investasi,” pungkasnya. (Red)

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Check Also

Wakil Ketua I DPRD Kepri Rakor Bersama Presiden Melalui Vidcon

TANJUNGPINANG –Wakil Ketua (Waka) I DPRD Kepulauan Riau Dra Hj Dewi Kumalasari Ansar MPd mengikuti …