Home / Sumut / Program Peningkatan Kapasitas DPRD Labuhanbatu Dipertanyakan

Program Peningkatan Kapasitas DPRD Labuhanbatu Dipertanyakan

Kantor DPRD Labuhanbatu

Labuhanbatu, SB – Proses pelaksanaan program peningkatan Pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Labuhanbatu perlu dipertanyakan. Sebab, belum diketahui dengan jelas proses serta seperti apa hasil proses pelaksanaan program tersebut.

Informasi dirangkum menyebutkan Pemkab melalui Sekretaris DPRD Labuhanbatu TA 2018 mengajukan program peningkatan kapasitas untuk Pimpinan dan Anggota Dewan. Program tersebut menghabiskan anggaran senilai Rp. 5.285.500.000 dengan dua item kegiatan yaitu belanja perjalanan dinas luar daerah Rp. 3.815.500.000 dan belanja bimbingan teknis Rp. 1.470.000.000.

Berdasarkan rumor yang beredar, program ini sempat menjadi permasalahan antara Ketua Dewan dengan Sekretaris Dewan. Pasalnya, program ini mendapat penolakan dari Sekretaris sehingga disebut-sebut terjadi pertengkaran antara Ketua dengan Sekretaris DPRD Labuhanbatu.

Menurut Anggota Fraksi Perubahan DPRD Labuhanbatu Ilham Pohan melalui selulernya Senin (6/8) mengatakan, bentuk kegiatan program itu kunjungan kerja ke beberapa daerah dan bimtek. “Itu kunjungan kerja dan bimtek,” jelasnya.

Selain itu, Akhmad Syaiful Sirait salah satu Anggota Dewan ketika dikonfirmasi via inbok mengatakan kalau program tersebut diprogramkan dengan aturan. Namun, Ia tidak mengetahui proses pelaksanaan dan hasil dari program tersebut.

Sementara itu, Ketua DPRD Labuhanbatu Dahlan Bukhori saat dihubungi kemarin guna meminta klarifikasi terkait program ini “bungkam” tidak bersedia memberikan penjelasan.

Ditempat terpisah, H. Syarul Harahap mantan Sekretaris DPRD Labuhanbatu Senin, (6/8) mengatakan kalau dirinya sudah pensiun. Ia juga mengatakan tidak mengetahui selanjutnya program tersebut dan menyarankan mempertanyakan langsung kepada Ketua Dewan. “Bukan abang lagi disitu dek, tanya langsung sama Ketua,” tandasnya. (Dharma Bakti)

 

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin