Home / Tanjungpinang / Kesra Kepri Bungkam Terkait Kegiatan Umroh, Ada Apa?
Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Tanjungpinang

Kesra Kepri Bungkam Terkait Kegiatan Umroh, Ada Apa?

Tanjungpinang, SB
Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) kota Tanjungpinang (Ridwan Lingga) meminta Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kepri menjelaskan kepada public terkait program umroh yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.
Menurut Ridwan, Biro Kesra sudah selayaknya membeberkan kepada public nama-nama Imam Mesjid yang diberangkatkan Umroh dengan APBD Kepri yang nilainya hingga milyaran rupiah tersebut.
“Biro Kesra Kepri harus menjelaskan nama-nama Imam Mesjid yang diberangkatkan Umroh tersebut, karena keberangkatan mereka menggunakan uang Negara sehingga hal ini harus dijelaskan kepada masyarakat sesuai Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik,” sebut Ridwan kepada Suarabirokrasi.com Sabtu 18/11.
Lebih lanjut Ridwan mengatakan, bahwa kegiatan tersebut terkesan janggal dari mekanisme perekrutan calon jemaah Umrohnya, sebab mereka tidak melibatkan Kesra yang ada di daerah maupun Kemenag didaerah, bebernya.
“Kepada saya, Kabiro Kesra Kepri mengatakan bahwa mekanisme perekrutan yaitu dari Kesra Kepri langsung menyurati mesjid-mesjid yang ada di daerah, kemudian pengurus mesjid didaerah akan mengirimkan nama-nama calon Jemaah yang layak diberangkatkan,” sebut Ridwan meniru ucapan Tarmidi.
“Sudah saya surati tapi belum ada jawaban, sudah selayaknya Aparat penegak hukum yang ada di Tanjungpinang harus proaktif dalam menanggapi pemberitaan ini, demi terwujudnya pencegahan dan pemberantasan dugaan tindak pidana korupsi,” harap Ridwan.
Sebagaimana diketahui, Pada tahun 2017, Pemerintah provinsi Kepulauan riau melalui Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat Setda provinsi Kepulauan riau melaksanakan kegiatan Belanja jasa event organizer – Belanja Umroh dengan kode lelang 6480022 dengan nilai pagu Rp.3.442.500.000 (Tiga milyar empat ratus empat puluh dua juta lima ratus ribu rupiah) yang bersumber dari APBD Kepri tahun anggaran 2017.
Dari 4 perusahaan yang memasukkan harga penawaran, PT.Net Tour Batam ditetapkan sebagai perusahaan pemenang lelang dengan nilai penawaran Rp.2.987.000.000 (Dua milyar sembilan ratus delapan puluh tujuh juta rupiah) yang beralamat di Nagoya business centre blok 5 no. 39 Lubuk Baja Batam Provinsi Kepulauan riau.(Red)

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Check Also

Berangus Jaringan Bandar Narkoba, Polres Rohil Gulung 46 Tersangka

Rohil, SB – Polres Rokan Hilir berhasil mengungkap 35 kasus narkoba selama operasi Anti Narkotika …