Home / Tanjungpinang / Astaghfirullah, Umroh Kesra Kepri Diduga Tidak Tepat Sasaran

Astaghfirullah, Umroh Kesra Kepri Diduga Tidak Tepat Sasaran

Tanjungpinang, SB

Pada tahun 2017, Pemerintah provinsi Kepulauan riau melalui Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat Setda provinsi Kepulauan riau melaksanakan kegiatan Belanja jasa event organizer – Belanja Umroh dengan kode lelang 6480022 dengan nilai pagu Rp.3.442.500.000 (Tiga milyar empat ratus empat puluh dua juta lima ratus ribu rupiah) yang bersumber dari APBD Kepri tahun anggaran 2017.

Dari 4 perusahaan yang memasukkan harga penawaran, PT.Net Tour Batam ditetapkan sebagai perusahaan pemenang lelang dengan nilai penawaran Rp.2.987.000.000 (Dua milyar sembilan ratus delapan puluh tujuh juta rupiah) yang beralamat di Nagoya business centre blok 5 no. 39 Lubuk Baja Batam Provinsi Kepulauan riau.

Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, bahwa kegiatan yang dimaksud yakni memberangkatkan umroh sejumlah Guru-guru TPA, Imam mesjid dan Tokoh-tokoh agama di kabupaten/kota yang ada di provinsi Kepulauan riau dengan jumlah sekurang-kurangnya 145 orang.

Menurut pengakuan sejumlah Bagian Kesra di Kabupaten/Kota yang telah ditemui wartawan, bahwa mereka mengaku tidak pernah dilibatkan dalam kegiatan keberangkatan Umroh Guru- guru TPA dan Imam mesjid tersebut.

“Kami tidak tau kalau ada program Umroh dari Kesra Kepri,” sebut salah seorang pejabat Kesra Bintan kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Sementara itu, hal senada juga disampaikan oleh beberapa Pejabat Kemenag Kabupaten/Kota yang ada di provinsi Kepulauan riau.

“Kami tau dari teman-teman Pers kalau ada kegiatan Umroh tersebut, karena hingga saat ini Kami belum pernah mendapat surat secara tertulis dari Biro Kesra Provinsi Kepri,” ujar salah seorang Pejabat Kemenag Tanjungpinang dengan nada kaget.

Terkait hal ini, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda provinsi Kepri (Tarmidi) ketika di konfirmasi dirung kerjanya mengatakan bahwa yang diberangkatkan adalah para Imam mesjid yang di Kabupaten/Kota di Kepri.

“Yang berangkat itu para Imam Mesjid yang ada di Kabupaten/Kota di provinsi Kepri,” ujarnya Jum’at 10/11.

Saat disinggung bagaimana mekanisme pemilihan calon Jemaah Umroh tersebut, Tarmidi mengatakan Biro Kesra Kepri langsung menyurati setiap Mesjid-mesjid yang ada di daerah lalu setiap pengurus mesjid yang mengirimkan nama-nama para calon Jemaah, jelasnya.(Ridwan)

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Check Also

Berangus Jaringan Bandar Narkoba, Polres Rohil Gulung 46 Tersangka

Rohil, SB – Polres Rokan Hilir berhasil mengungkap 35 kasus narkoba selama operasi Anti Narkotika …