Home / Anambas / Abdul Ghafar Melihat Harapan Dari Pilkada Anambas

Abdul Ghafar Melihat Harapan Dari Pilkada Anambas

Anambas,-. Pilkada di Anambas menjadi perhatian para tokoh. Salah satunya Abdul Ghafar S.Sos, seorang mantan Camat Jemaja Timur. Tokoh masyarakat anambas ini memiliki pandangan bahwa Pilkada memberikan harapan baik bagi masyarakat untuk menentukan dan mendapatkan kepala daerah berwawasan, berkemampuan serta amanah dalam memimpin sistem birokrasi, untuk membangun potensi – potensi daerah demi kemakmuran masyarakat.

Sebagai pensiunan aparat sipil negara (ASN), Abdul Ghafar memahami wilayah Anambas secara luas. Menurutnya, saat ini program dan kebijakan daerah masih perlu dibenahi. Sebab, ditinjau dari letak strategis anambas sebagai perbatasan negara. Anambas belum menjadi beranda atau pintu masuk negara yang layak.

“Bila bicara beranda tentunya bila masuk ke Indonesia kesannya harus baik, bersih, rapi, apik seperti itu.”kata Abdul Ghafar memulai perbincangan tentang Anambas.

Dijelaskannya, Kabupaten Kepulauan Anambas terdiri dari tiga gugusan pulau besar, dan 255 gugusan pulau kecil. 25 pulau diantaranya telah berpenghuni. Setiap wilayah memiliki potensi besar dikelola untuk kesejahteraan masyarakat.

Lanjutnya menguraikan, wilayah Jemaja memiliki potensi pariwisata, pertanian dan perikanan. Wilayah Palmatak memiliki keindahan gugusan pulau – pulau untuk pariwisata sejalan dengan kekayaan ikannya, dan untuk pertanian, tidak begitu luas. Sedangkan wilayah Siantan merupakan pusat pemerintahan Anambas. Gugusan pulaunya banyak yang memiliki potensi untuk dikembangkan.

“Seperti telaga besar, telaga kecil dan kiabu, semuanya memiliki potensi yang bagus untuk dikembangkan nantinya.” terang bang buyung dikediamannya, Perum Pinang Hijau, Tanjungpinang.

Hingga kini potensi yang ada belum terkelola baik melalui program pemerintah daerah. Abdul Ghafar menilai, kurangnya pengelolaan disebabkan tidak didukung sumber daya manusia yang berkompeten. Mulai dari kebijakan daerah, program kerja hingga penempatan pejabatnya.

“Harapan kami nantinya, kita bisa mendapatkan pimpinan yang bagus, memiliki pengalaman, memiliki kemampuan di bidang pemerintahan, ekonomi dan tidak terlepas iman dan taqwa dan membawa Anambas minimal sejajar dengan kabupaten lainnya” harap Abdul Ghafar.

Pemerintahan saat ini, dinilai Abdul Ghafar cukup baik. Tetapi pengendalian sistem birokrasi belum optimal pada pertimbangan kompetensi pegawai. Salah satunya pegawai yang berkompeten tidak mendapatkan kesempatan.

“Potensi sumber daya bisa kita gali dengan memberdayakan pegawai yang punya keahlian. Saya melihat penempatan pegawai lebih pada hubungan kedekatan, sehingga senior senior tidak mendapatkan jabatan, padahal punya potensi,”ungkap pria yang akrab disapa bang buyung ini.

Sebagai tokoh masyarakat, dirinya berharap Anambas dapat memiliki Bupati sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian yang menerapakan penilaian jabatan berdasarkan pengalaman dan kemampuan.

“Saya berharap bupati kedepan memiliki wawasan luas dan pengalaman jam terbangnya tinggi dalam pemerintahan, sehingga dapat membawa KKA lebih baik lagi, bukan berdasarkan kedekatan tapi berdasarkan keahlian “right man in the right place” (menempatkan orang yang tepat ditempat yang tepat).

Menurut Abdul Ghafar S.Sos, Pilkada Anambas tahun ini merupakan kesempatan penting bagi masyarakat untuk mendapatkan pemimpin yang berkualitas dengan meninjau latarbelakang, pengalaman, moral pengabdian da keimanannya.

Dari ketiga calon, Abdul Ghafar S.Sos memiliki penilaian lebih terhadap Pasangan Drs H Yusrizal – H Fathurahman SE. Pasangan ini menurutnya, memiliki latar belakang pengabdian terhadap masyarakat sebagai pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Selain itu, Drs H Yusrizal pernah ditunjuk sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas selama 7 bulan. Dari kemampuan dan pengalamannya memimpin birokrasi serta sistem pemerintahan, dirinya optimis pasangan ini dapat membawa Kabupaten Kepulauan Anambas bersaing dengan daerah lainnya.

“Pak Yus dan Pak Fatur memiliki pengalaman yg luas tentang pemerintahan dan birokrat. Saya berharap mereka dapat memimpin pemerintah anambas bersaing dengan daerah lain yg lebih maju dari daerah kita,” harap Abdul Ghafar S.Sos atau biasa disapa Bang Buyung.

Dirinya meyakini Drs H Yusrizal dan H Fathurrahman SE dapat mengangkat daerah Anambas menuju sejajar dengan daerah lain di Indonesia, dan bisa menjalin kerjasama dengan luar negeri,

“Saya optimis mereka bisa menjalin hubungan kerja dengan luar negeri, karena kita adalah beranda terdepan, yang dekat dengan malaysia, singapura,”tandasnya menutup perbincangan di kediamannya, kawasan perumahan pinang hijau, jumat, (11/09).

Sebagaimana diketahui, Pemilihan Bupati di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) diikuti tiga Pasangan calon kandidat. Diantaranya, Pertama, Pasangan Abdul Haris – Wan Zuhendra, merupakan petahana atau incumbent. Kedua, Pasangan Ir. Fachrizal – Johari, mendaftar melalui jalur independen, keduanya memiliki latar belakang swasta. Ketiga, Paslon Yusrizal – Fathurahman, diusung oleh Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Hanura. Latar belakang keduanya berpengalaman di birokrasi sebagai ASN.

Dari ketiga kandidat pasangan calon ini, diharapkan masyarakat Anambas memilih yang terbaik pada Pilkada Anambas (KKA) 9 Desember 2020 nanti. Sebab, pilihan masyarakat menentukan kesejahteraan masyarakat Anambas selama lima tahun mendatang dari kebijakan pemerintah daerah.(irfan)

Tinggalkan Balasan