Home / Batam / Soerya Respationo dan Pemuka Agama Membangun Masyarakat Bijak

Soerya Respationo dan Pemuka Agama Membangun Masyarakat Bijak

Batam,- Upaya DR H Muhammad Soerya Respationp SH MH membangun kebersamaan di dalam keberagaman umat mendapat dukungan dari para pemuka dan tokoh agama.

HM Soerya Respationo tidak ingin bangsa Indonesia di Kepulauan Riau terpecah hanya karena perbedaan. Keberagaman rohani diharapkan dapat menjadi pemersatu masyarakat sebagai manusia ciptaan Allah dan sesuai Sila Ketuhanan Yang Maha Esa.

Soerya Respationo menyadari kebersatuan masyarakat dalam keberagaman agama di Kepri dapat terjalin atas peran guru ngaji, ustad dan tokoh agama islam. Selain itu, Soerya juga mengakui pendidikan katakter umat beragama lainnya terbentuk atas karya pengabdian pemuka agama lainnya.

Pandangan itu diungkapkan Soerya Respationo saat bersilahturahmi dengan Pendeta se Kota Batam di HKBP Ressort Batu Aji, Kota Batam. Dalam pertemuan, tampak Soerya bersama Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak berbincang akrab dengan para pendeta.

DR H Muhammad Soerya Respationo membincangkan keberadaan umat kristen yang hidup bertoleransi di Kepri dan apresiasinya kepada para pendeta.

Menurutnya, pendeta sangat berperan penting dalam membangun kebersamaan dan toleransi di tengah-tengah masyarakat Indonesia yang sangat majemuk untuk hidup damai dalam bingkai Bhinneka Tungga Ika.

“Saya sangat mengapresiasi karya para pendeta yang terus membangun kebersamaan untuk kehidupan masyarakat yang toleran dan damai melalui pelayanan dan bimbingan kepada jemaat,”ungkap Soerya menyambut silaturahmi dengan para pendeta kharismatik se-Kota Batam, pada Sabtu (8/8).

Ketua DPD PDI Perjuangan Kepri itu juga berpesan agar semua guru agama, yakni ustad, pendeta, ulama, tokoh agama dan tokoh masyarakat berperan mensyiarkan kebersamaan, kedamaian, toleransi, dan saling mengasihi satu sama lain, dalam melawan gerakan intoleran dan radikalisme.

Menurut Soerya, kebersamaan dan toleransi untuk hidup damai dan saling berdampingan dalam kebhinekaan merupakan langkah awal membangun kesejahteraan di Kepri.

“Mari kita bangun silaturahmi di tengah kemajemukan masyarakat untuk kebersamaan, kedamaian dan hidup berdampingan dalam kebhinekaan di Provinsi Kepri ini,” seru Soerya, disambut dukungan apresiasi dari peserta yang hadir.

Secara terpisah, dari rangkaian pertemuan tadi, pesannya kepada masyarakat di Kepri, agar tetap hidup saling membangun komunikasi dan bersikap toleransi.

“Saya yakin masyarakat kita tidak mudah terpengaruh dengan pembangunan isu saat ini. Hasil dari bimbingan pemuka agama, masyarakat menjadi bijak menepis hasutan yang mengarah pada pembangunan karakter intoleran dan diskriminatif dari oknum – oknum yang tidak siap menerima perbedaan.” tandas Soerya Respationo.

Sebelumnya, silaturahmi dengan tokoh dan warga di Tanjungpinang dan Tanjunguban.
(EEMM)

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Tinggalkan Balasan