Home / Anambas / Perjalanan Muhammad Soerya Mendidik Pemimpin

Perjalanan Muhammad Soerya Mendidik Pemimpin

HM Soerya Respationo atau biasa disapa Romo, dengan karakter kepemimpinannya, acapkali diisukan sebagai pria berkarakter keras oleh sebagian orang yang belum mengenalnya. Meski sejatinya, ketegasan dan kedisiplinanlah semata mata dimilikinya untuk membangun sesama dan lingkungannya.

Minggu (26/07), Romo melakukan perjalanan bersama adiknya Widiastadi, menghadiri acara pernikahan yang berlangsung di Bintan dan Batam.

Saat itu, Soerya Respationo memberikan pesan nasehat kepada kedua mempelai agar saling sayang menyayangi, menjaga kerukunan keluarga, saling mengingatkan, dan selalu ingat dan hormat kepada orang tua.

Selain nasehat, sebagai pemimpin, dirinya memberikan pandangan kepada mempelai pria. Menurutnya, pemimpin itu harus konsisten di dalam lingkungan keluarga, bersikap jujur dan adil, sebagai landasan untuk mewujudkan keluarga harmonis.

“Seorang pemimpin itu harus sesuai antara kata dan perbuatan, secara konsisten dari tingkat kecil maka tidak akan ada masalah jika nantinya menjadi pemimpin ditingkat yang lebih besar,”kata Soerya Respationo.

Demikianlah kata pepatah, “Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya, H Muhammad Soerya Respationo mendidik para pemimpin dalam kesempatannya.

Muhammad Soerya Respationo ditempa dengan disiplin dan ketegasan yang tidak egois.

Saat menghadiri pernikahan, sebagai tamu undangan. Muhammad Soerya ikut mentaati protokol kesehatan pencegahan Covud-19, sebelum masuk area acara dan mengenakan masker.

“Izin Romo, ‘dithermo gun’ dulu ya,” sapa petugas pemeriksaa kesehatan, saat menghadiri acara pernikahan di Tanjunguban.

“Siap!,” ucap Soerya menjawab permintaan petugas.

Muhammad Soerya menilai, pentingnya mematuhi protokol kesehatan. Dirinya selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas. Memakai masker, mencuci tangan, dan membawa hand sanitizer.

“Protokol kesehatan adalah anjuran pemerintah yang harus dijalankan terutama saat menjalankan aktifitas sehari-hari, karena hal itu untuk kebaikan bersama dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona,” pesan Muhammad Soerya.
(EEMM)

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin