Home / Nasional / Kejati Panggil Pejabat Disdik Kepri Terkait Pengadaan Laptop

Kejati Panggil Pejabat Disdik Kepri Terkait Pengadaan Laptop

Suarabirokrasi.com, Tanjungpinang,- Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepulauan Riau memanggil sejumlah pejabat Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau yang terkait dengan pelaksanaan kegiatan Belanja Laptop Penunjang Kegiatan Media Pendidikan untuk SMAN di Kepulauan Riau, senilai Rp.22,3 miliar.

Pada hari senin, (8/06) dua pejabat Disdik Kepri mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi dalam memenuhi panggilan, untuk memberikan keterangan seputar pelaksanaan kegiatan belanja Laptop yang diduga terindikasi KKN.

AGUSTIAN SUNARYO, SH.CN.,MH

Pemanggilan ini, menurut Asisten Intelijen (Asintel) Kejaksaan Tinggi Kepri AGUSTIAN SUNARYO, SH.CN.,MH, perihal meminta klarifikasi pejabat yang teriibat dalam pengadaan laptop.

“Nanti semua yang terlibat akan kita minta keterangan, disini kita akan lihat unsurnya, kita sedang mencari unsur niat dan kejahatannya”, kata Agustian Sunaryo SH MH diruangannya, rabu (10/06).

Sebelumnya, Agustian menerangkan bahwa untuk dugaan Mark Up tidak bisa ditetapkan dengan membandingkan antara harga pasar dengan harga E Katalog. Namun dapat dikatakan penyimpangan apabila barang yang dibayar tidak sesuai dengan barang yang dipesan.

” Misalnya, windowsnya yang harusnya pabrikan, ternyata suntikan atau bukan bawaan dari pabriknya,” terang Agustian di kantornya.

Kabarnya, ada konflik kepentingan saat pelaksanaan kegiatan ini hingga berimbas pada pergantian pejabat pengadaan. Salah satunya disebabkan status Direktur perusahaan penyedia E Katalog yang ditunjuk ternyata bermasalah dengan hukum.

Direktur PT AXI ditetapkan sebagai tersangka pada tanggal 11 September 2019 oleh Kejaksaan Tinggi Provinsi Jawa Tengah terkait dugaan korupsi dana bantuan Provinsi Jawa Tengah, saat pelaksanaan pengadaan laptop di Kabupaten Pekalongan, merujuk sumber. kejaksaan.go.id.

PT AXI disebut terlibat dugaan Mark up dalam pengadaan laptop di Pekalongan tahun 2018 sebagai penyedia barang. Sedangkan terkait Pengadaan Laptop di Dinas Pendidikan Kepri masih tahap klarifikasi. Belum diketahui penyebab pergantian pejabat pada bulan Desember 2019. Pergantian ini disinyalir  berimbas pada penandatanganan kontrak ulang dengan perusahaan yang sama oleh Pejabat Pembuat Komitmen pengganti, termasuk menandatangani pengajuan pembayaran barang.

Garansi Laptop 1 tahun

Dari pantauan suarabirokrasi.com, Dinas Pendidikan Kepri melakukan kontrak pengadaan Laptop dengan spesifikasi AMD A9-9425, RAM 4GB, HDD 1TB, Win 10 Pro, Garansi 3 Years. Pada tanggal 3 Desember 2019, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau tampak di kantor Dinas Pendidikan, Dompak, saat ribuan unit laptop diterima. Spesifikasi laptop yang datang, jenis V145-AST menggunakan windows non pabrik dan garansi satu tahun. Kendati demikian, kegiatan tersebut dibayarkan sesuai dengan kontrak yang berakhir pada 25 Desember 2019.

Masa garansi laptop, menurut Mirza, selama tiga tahun, sesuai spesifikasi barang yang dipesan dalam E Katalog. Mengenai garansi pabrikan barang yang dibayar oleh Disdik Kepri ternyata hanya satu tahun, menurut Mirza, pihaknya mengacu pada surat pernyataan pihak perusahaan yang memberikan garansi selama tiga tahun. (Edy)

Fhoto : istimewa & ilustrasi

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Tinggalkan Balasan