Home / Riau / Jumlah ODP di Rohil Meningkat 20 Persen

Jumlah ODP di Rohil Meningkat 20 Persen

Tabel data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Rokan Hilir, 30 April 2020.

Rohil, SB – Juru bicara (jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir, H Ahmad Yusuf, S.Sos.MH merilis kondisi terkini Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), melalui pesan tertulis, Kamis 30 April 2020.

Adapun jumlah ODP secara global sebanyak 6.074 orang, sedangkan yang habis masa pemantauan berjumlah 4.112 orang sehingga yang masih dalam pemantauan pada saat ini berjumlah 1.962 orang.

Adapun sebaran orang dalam pemantuan (ODP) di setiap kecamatan, atau di wilayah kerja puskesmas yang ada di Kabupaten Rokan Hilir, kata Ahmad, dapat di lihat pada tabel data yang ada.

Meskipun jumlah ODP di Rohil setiap hari kian meningkat, namun dalam satu pekan terakhir, pasien dalam pengawasan (PDP) masih tetap bertahan pada angka 18 orang.

Dari 18 orang PDP tersebut, terang Ahmad, dari data terakhir 12 orang PDP tersebut dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit (RS). Sebab, hasil tes swab sang pasien terkonfirmasi negatif.

Sementara, 1 orang PDP lagi masih dirawat di RS Awal Bros Pekanbaru, namun hasil swabnya dinyatakan negatif.

“1 orang yang masih dirawat di RS dr RM Pratomo Bagansiapapi yang masih menunggu hasil swab nya. Kalau data yang meninggal 4 orang kemaren kita masih penasaran karena masih ada satu yang belum kita terima hasil swab-nya,” katanya.

Namun malam malam tadi setelah dikonfirmasi oleh Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19, keempat orang meninggal, sesuai dengan hasil swab yang diterima dinyatakan atau terkonfirmasi negatif.

“Jika kita lihat kondisi Rohil saat ini dalam data, hanya satu orang PDP yang masih dirawat menunggu hasil swab,” terangnya.

Ahmad menyebutkan, semuanya ini tidak terlepas berkat doa dan kerja keras semua pihak, terutama Pemkab Rohil melalui gugus tugas, peran media serta semua element yang ada sesuai dengan peran dan fungsi mnya masing masing.

Untuk itu pihaknya berharap agar kondisi ini dapat dipertahankan, dengan tetap meningkatkan kewaspadaan serta kehati hatian kita dengan cara melaksanakan anjuran dari pemerintah sesuai dengan protokol kesehatan.

“Agar tetap social distancing, physical distancing, stay at home. Jika terpaksa keluar rumah wajib menggunakan masker,” imbuhnya.

Guna memutus mata rantai dan penyebaran (Covid-19), pemerintah meminta masyarakat agar tetap menjaga jarak, serta menjaga kebersihan, selalu mencuci tangan dengan sabun, konsumsi makanan bergizi yang seimbang terutama yang mengandung vitamin C dan vitamin E seperti buah serta sayur sayuran.

“Jangan lupa berdoa kepada Allah SWT / Tuhan yang maha kuasa supaya berkah bulan suci romadhan adalah keberhasilan kita semua untuk berupaya memutus mara rantai penularan virus corona( covid~19) di negeri seribu kubah yang sangat kita cintai ini,” sebutnya. (man)

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Tinggalkan Balasan