Home / Nasional / Penyedia Laptop Disdik Kepri, Terduga Mark Up.

Penyedia Laptop Disdik Kepri, Terduga Mark Up.

Truk kontainer pengangkut laptop

Suara Birokrasi.com- Tanjungpinang,-Tingginya harga Laptop pengadaan di Dinas Pendidikan Kepulauan Riau, berbeda dengan harga pasaran laptop merek dan spesifikasi sejenis. berkisar antara Rp.4 juta hingga Rp.5 juta per unitnya.

Mirza, selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan pengadaan Laptop Penunjang Kegiatan Media Pendidikan Untuk SMAN di Kepri membeberkan, Dinas Pendidikan melakukan belanja laptop pada bulan september 2019 melalui sistem E Purchasing atau E Katalog sebanyak 2400 unit. Anggaran berasal APBD Perubahan 2019 Pagu Rp.22,38 miliar.

Perkiraan harga per unit laptop berkisar Rp.9 juta lebih dan pendistribusian laptop sudah diterima oleh seluruh SMA di Kepulauan Riau dengan jumlah bervariasi.

“Saat ini kita hanya untuk SMA Negeri, dan sudah kita distribusikan ke setiap daerah, masing-masing sekolah dapatnya berbeda-beda, sesuai kebutuhan,” jawab Mirza di ruang kerjanya.

Saat itu Mirza tidak dapat menunjukkan brosur spesifikasi laptop seharga Rp.9 jutaan yang diadakan. Menuriut Mirza, pihaknya membeli melalui salah satu penyedia terdaftar di E Katalog, yaitu AXI atau Astragraphia Xprins Indonesia.

“Bisa di cek bang, kita bisa lihat online harga yang ada dalam E Katalog, namanya Axiqoe,” ungkap Mirza.

Salah satu sekolah penerima adalah Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Kota Tanjungpinang, menerima bantuan laptop sebanyak 40 unit, jenis A9.

“Iya, kita sudah terim 40 unit pak, sesuai kebutuhan kita, karena kita sudah punya 110 unit,” kata Kepala SMAN 2, Kariadi di ruang guru.

Menurut Kariadi, SMA lainnya juga menerima, tetapi jumlahnya berbeda dan sesuai kebutuhan. Dikatakan, dengan adanya laptop tersebut, dapat meningkatkan kegiatan belajar siswa dan saat pelaksanaan Ujian Nasional.

“Windows 10 kalau tidak salah, iya hanya windows saja, tidak ada tambahan lainnya, seperti laptop biasa pak,” terang Kariadi.

Kilas balik kedatangan ribuan laptop diantar menggunakan kontainer, tiba di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Dompak sekitar jam 4 sore, disambut langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau M Dali.

Informasi saat itu, jumlah laptop sebanyak dua ribu unit atau diperkirakan harga per unit Rp.11 juta lebih. Pemindahan barang dilakukan keesokan harinya, turut serta kadisdik mengangkat dari kontainer. Kontraversi informasi jumlah laptop masih membutuhkan konfirmasi dan pengecekan ke setiap sekolah.

Mengenai penyedia terdaftar di E Katalog. PT Astragraphia Xprins Indonesia pada bulan september 2019 tersangkut masalah hukum dugaan Mark Up Laptop dengan kerugian mencapai Rp.8 miliar. Presdir PT AXI berinisial SMS ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah.(dikutip : detiknews.com). Bagaimana dengan pengadaan laptop di Kepri?

Penulis : Edy

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

About Redaksisuarabirokrasi

Tinggalkan Balasan