Home / Tanjungpinang / Kapolres Tanjungpinang Ingatkan Masyarakat Agar Bijak Bermedia Sosial

Kapolres Tanjungpinang Ingatkan Masyarakat Agar Bijak Bermedia Sosial

Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal SH, SIK, M.Si

Tanjungpinang, SB – Media sosial merupakan sarana untuk kita saling berinteraksi di dunia maya. Jika dipergunakan dengan baik dan benar, maka media sosial dapat memberikan manfaat positif. Namun jika disalahgunakan untuk menyebarkan kebohongan, ujaran kebencian dan lain sebagainya juga akan berdampak negatif baik untuk diri sendiri maupun di ruang lingkup yang lebih luas.

Seperti halnya dengan wabah Covid – 19 yang saat ini merupakan penyakit berbahaya yang penyebarannya cepat dan menjadi perhatian dunia. Sedikit banyaknya hal tersebut menimbulkan kekhawatiran dan ketakutan bagi warga masyarakat apalagi jika kurang dibekali dengan pemahaman dan metode-metode pencegahan serta antisipasinya.

Maka dari itu, guna menghindari Masyarakat di Tanjungpinang yang salah dalam menyampaikan informasi di media sosial, Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal SH, SIK, M.Si menegaskan akan menindak tegas siapapun yang menyebarkan berita bohong/hoax, membuat kata, kalimat dan ujaran yang menimbulkan kebencian khususnya di Kota Tanjungpinang.

“Dengan mewabahnya virus Corona ini seharusnya kita singkirkan ketakutan dan bersatu untuk melawannya dengan selalu menjaga kesehatan, kebugaran, konsumsi makanan dan minuman sehat, selalu waspada dan lakukan antisipasi dengan kelengkapan tambahan seperti masker dan cairan disinfektan. Jaga jarak aman dengan orang/penderita yang sakit serta segera menginformasikan ke pihak terkait bila mengetahui adanya suspect Covid – 19,” sebut AKBP M. Iqbal melalui siaran pers nomor 048/III/HUM/2020 Rabu 18/3.

Lebih lanjut Ia mengatakan, Masyarakat diminta agar tidak menyebarkan berita kebohongan tentang seseorang yang terjangkit virus corona.

“Jangan menyajikan atau membagikan berita palsu dan kebohongan tentang seseorang yang terjangkit covid – 19 (virus corona-red) dan lain sebagainya yang belum pasti kebenarannya hingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Karena ancaman hukuman bagi penyebar berita bohong/hoax yaitu Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang-Undang ITE (UU ITE) dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar,” jelasnya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Tanjungpinang Iptu Suprihadi mengimbau kepada Masyarakat agar menggunakan media sosial sebagai sarana kebaikan.

“Saya menghimbau dan mengingatkan warga masyarakat Kota Tanjungpinang untuk senantiasa bijak dalam bermedia sosial, manfaatkan media sosial sebagai sarana kebaikan dan memperkuat silaturahmi serta persatuan. Saring terlebih dahulu setiap berita yang diterima dan sebarkan bila memang perlu dan sudah terbukti kebenarannya serta bermanfaat bagi orang lain,” tandasnya.

Sumber : Humas Polres Tanjungpinang

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

About Redaksisuarabirokrasi

Tinggalkan Balasan