Home / Sumut / Penambahan Rp.3,9 M Anggaran Pilkada KPU Labuhanbatu Terendah Se-Sumut

Penambahan Rp.3,9 M Anggaran Pilkada KPU Labuhanbatu Terendah Se-Sumut

Teks foto: Ketua KPU Labuhanbatu, Wahyudi S.Sos,MM.

Labuhanbatu, SB – Usulan penambahan anggaran penyelenggaraan Pilkada 2020 pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Labuhanbatu sebesar Rp. 3,9 Milyar merupakan konsentrasi terendah se- Sumatera Utara. Hal ini dikemukakan Ketua KPU Labuhanbatu Wahyudi S.Sos,MM, Senin (13/1/2020) diruang kerjanya.

“Penambahan ini kita usulkan berdasarkan dengan Surat Menteri Keuangan yang ditindaklanjuti oleh surat edaran KPU RI. Dan penambahan ini juga merupakan nilai terendah dari 23 Kabupaten/Kota se Sumatera Utara,” ujar Wahyudi.

Kata dia, penambahan yang diusulkan KPU Kabupaten Labuhanbatu hanya berkisar senilai 23% yang setara dengan usulan KPU Kota Medan. Dimana, apabila dibandingkan dengan wilayah lainnya seperti Kabupaten Nias mengusulkan hingga sebesar 120% dari nominal yang ditetapkan saat ini.

Usulan dari Kabupaten Labuhanbatu dan Kota Medan inipun, tambah Wahyudi, juga menjadi apresiasi dan tolok ukur (contoh) oleh Gubernur Sumatera Utara Edi Rahmayadi, pada saat kegiatan rapat koordinasi sebanyak 23 Kepala Daerah Kabupaten/Kota se-Sumut yang digelar belum lama ini, dalam rangka konsolidasi antara KPU bersama Pemerintah Daerah guna mensukseskan pelaksanaan Pilkada serentak 2020 mendatang.

“Itupun tetap berpatokan terhadap kondisi kemampuan keuangan daerah. Kita mengusulkannya juga disesuaikan dengan mengambil perbandingan pelaksanaan Pilkada 2015 lalu, serta sebagai anggaran cadangan terhadap konsentrasi apabila dibutuhkan penambahan TPS pada proses Pilkada mendatang,” urai Wahyudi.

Informasi yang dihimpun, adapun usulan penambahan anggaran Pilkada 2020 pada KPU Labuhanbatu sebesar Rp. 3,9 Milyar, disesuaikan dengan tindaklanjut Surat Menteri Keuangan nomor: S-735/MK.02/2018 yang diedarkan oleh KPU RI dengan nomor: 3121/KU.03.2_8b/01/KPU/X/2019 keseluruh KPU Kabupaten/Kota.

Kendati meminta penambahan, hingga saat ini KPU belum menerima pencairan NPHD tahap pertama 40% yakni sebesar Rp.11.978.471.400,- sepenuhnya, dimana, Komisi penyelenggara ini masih menerima Rp.382.900.000,- sementara sisanya masih berada di BPKAD Labuhanbatu sebesar Rp. 11.595.571.400,-

“Untuk pencairan NPHD tahap pertama (40%), belum kita terima sepenuhnya. Sampai hari ini kita masih gunakan anggaran yang diterima di Tahun 2019 sebesar Rp.382.900.000,-,” tutupnya.

( Bede | SB )

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Tinggalkan Balasan