Home / Sumut / Batas Teritorial, di Dusun Bagan Toreh Labusel Sudah Laik Dibangun Pos Babinsa

Batas Teritorial, di Dusun Bagan Toreh Labusel Sudah Laik Dibangun Pos Babinsa

Teks foto: Komponen Masyarakat Kabupaten Labusel saat pelaksanaan Wasbang di Aula SSBK Kabupaten setempat.

Labusel, SB – Tampaknya, kegiatan Wawasan Kebangsaan yang digelorakan Koramil 11/KP mendapat perhatian dari komponen masyarakat. Bahkan, kegiatan ini telah melahirkan sejumlah output terhadap kondisi cipta Kamtibmas di wilayah teritorial Koramil setempat.

“Saya sangat tertarik dengan materi yang disampaikan oleh Danramil, dan pastinya konsep wawasan kebangsaan ini akan memberikan pemahaman kepada keluarga dan masyarakat di Kecamatan ini,” ujar Girhamuddin Harahap, di Aula SBBK jalan Bukit Kelurahan Kotapinang Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Rabu (8/1/2020).

Menanggapi kegiatan itu pula, Kadus Bagan Toreh Desa Persiapan Sei Meranti Kec Torgamba, Sutasman, menilai Wasbang merupakan satu langkah objektif bagi masyarakat untuk memahami jaga lingkungan.

“Maka dari itu, kami berharap agar Pos Babinsa dapat didirikan di Desa kami, karena wilayah Bagan Toreh adalah merupakan salah satu wilayah perbatasan antara Provinsi Sumatera Utara dengan Riau yg mana saat ini sedang terjadi sengketa lahan,” pinta Sutasman.

Berbeda dengan Kepala Desa Mandala Sena, Sundoyo, melalui momentum ini dirinya menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat khususnya di lingkup Kecamatan Silangkitang dapat bergandengtangan secara serius dalam konteks pemberantasan Narkoba yang semakin masif.

“Ini tugas kita bersama, Narkoba adalah musuh bangsa dan harus kita berangus,” tegasnya.

Menjawab itu, Danramil 11/KP Mayor Inf Thamrin Hasibuan, menyampaikan mengenai permasalahan sengketa lahan untuk penyelesaiannya, akan dilakukan dengan menyurati pihak Topografi Kodam I/BB untuk membuat peta wilayah sehingga diketahui mana batas wilayah masing-masing.

“Saya harap, pihak Pemkab Labusel dapat mencoba hal yang serupa sehingga tapal batas wilayah segera diketahui. Kepada masyarakat di Bagan Toreh saya minta untuk tetap menjaga ketertiban dan kedamaian disana meskipun saya sudah mendengar bahwa saat ini disana ada dua pemerintahan yaitu Kabupaten Labusel dan Kabupaten Rohil. Saya harap tidak ada keributan disana, kita masih sama-sama NKRI,” ujar Danramil.

Mengenai pendirian Pos Babinsa di teritorialnya, Danramil berjanji akan melaporkan kepada pimpinannya. Namun diharapkan dalam konsep pengusulannya nanti juga disinkronkan dengan pendirian Pos Bhabinkamtibmas dan Pos Manggala Agni secara terpadu, yang juga dapat dimanfaatkan sebagai pos pelayanan terhadap masyarakat serta Pos pantau antisipasi terjadinya Karhutla.

Lebih lanjut, Danramil berharap agar kegiatan serupa dapat terus digelorakan diwaktu mendatang sebagai wahana untuk meningkatkan rasa cinta kepada Tanah Air dan wawasan kebangsaan, semangat persatuan dan kesatuan. Selain itu juga untuk mempererat silaturahmi dan menjalin persaudaraan, serta untuk lebih meningkatkan sinergitas guna menyamakan persepsi dalam menyikapi perkembangan situasi wilayah.

Tampak hadir, Kaban Kesbangpol Linmas Labusel Zulkifli Siregar, S.Sos, Kapolsekta Kotapinang, Kapolsek Torgamba, Para Camat se-Labusel, MUI, FKUB, Ormas dan OKP serta aparat pemerintahan Desa dan tokoh masyarakat Kabupaten setempat.

( Bede | SB )

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Tinggalkan Balasan