Home / Sumut / Tak Perlu Diragukan, Ummat Islam di Labuhanbatu Penuh Cinta Damai

Tak Perlu Diragukan, Ummat Islam di Labuhanbatu Penuh Cinta Damai

Teks foto: Konvoi Damai Ummat Islam usai sholat Jum’at (6/11/2019), memyuarakan tolak pemasangan Spanduk ‘Radikalisme’ di Mesjid- Mesjid.

Labuhanbatu, SB – Sampai detik ini, tidak ada didapati konflik Agama yang terjadi di Kabupaten Labuhanbatu, kerukunan antar ummat beragamapun sangat terjaga sebagai bukti lestarinya Kondusifitas hingga saat sekarang.

Demikian ditegaskan Ustadz Supriadi Sarumpaet LC,MA, dalam orasinya disela-sela pelaksanaan Konvoi Damai bersama ratusan ummat muslim yang tergabung dalam barisan Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Labuhanbatu- Sumatera Utara, mengelilingi inti Kota Rantauprapat, usai sholat Jum’at (6/11/2019).

“Ummat Islam di Kabupaten Labuhanbatu adalah ummat yang cinta damai, kami mengerti makna Toleransi dan kami tetap menjaga kerukunan. Namun, kami merasa tercederai ketika Mesjid dikatakan sebagai tempat masuknya faham Radikal. Kami (Ummat Islam) sangat menolak faham radikal,” teriaknya melalui alat pengeras yang menaiki mobil Pick Up bersama sejumlah ulama lainnya.

Ustadz Supriadi memastikan, bahwa ummat Islam di Kabupaten Labuhanbatu tidak ada yang terpapar faham radikal. Maka untuk itu, dia berharap, sebaiknya tidak ada pihak manapun yang mesti memata-matai Mesjid sebagai tempat berkembangnya faham Radikalisme.

“Islam adalah agama yang terbuka dan penuh toleransi, kami merasa ada yang tidak beres terhadap pihak-pihak yang sengaja memata-matai mesjid dan menuding sebagai tempat berkembangnya faham radikal. karena Mesjid adalah tempat kami beribadah,” cetusnya.

Menyambung orasi tersebut, Ustadz Baqi Al Junudi, dalam kesempatannya menghimbau kepada seluruh ummat Islam untuk tetap menjaga kondusifitas di Kabupaten Labuhanbatu dengan menguatkan rasa toleransi kerukunan umat beragama.

“Kalau cerita Radikal, itu Sukmawati Sukarnoputri telah menistakan agama Islam, dia layak ditangkap. Tangkap.. Tangkap Sukmawati, tangkap Sukmawati sekarang juga!,” teriaknya seraya di ucapkan peserta konvoi damai dalam bentuk yel-yel secara bersamaan.

Adapun rute konvoi damai tersebut, titik Start dimulai dari Mesjid Agung Rantauprapat Kecamatan Rantau Utara, yang mengarah menuju Jalan Mesjid hingga ke Jalan Sirandorung, kemudian berputar ke Pasar Gelugur dan menembus Jalan Baru By Pass hingga mengarah ke Simpang Hocklie Kecamatan Rantau Selatan, serta perjalanan diakhiri dengan kembali ke Mesjid Agung melewati Kantor Bupati Labuhanbatu.

Tampak turut, Ketua FPI Labuhanbatu Ustadz Badaruddin Barus S.Ag, Ustadz Ali Bata LC, Ustadz Syahrudi, Ketua Gerakan Pemuda Alwashliyah Labuhanbatu Hambali Ritonga M.Pd, Laskar FPI Ridwan, pengurus KUPAZ Labuhanbatu, serta seratusan simpatisan Ormas Islam kabupaten setempat.

Amatan suarabirokrasi.com, aksi konvoi berlangsung tertib dan mendapat pengawalan dari Satlantas Polres Labuhanbatu serta diwarnai antusias masyarakat, dengan banyaknya warga yang keluar rumah seakan memberikan simpati sambil menyaksikan iring-iringan tersebut.

( Bede | SB )

Silakan di ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

About Redaksisuarabirokrasi

Tinggalkan Balasan