Home / Sumut / Sekda Labuhanbatu Harapkan ‘SANG PRAWIRA’ Lahirkan Motivasi

Sekda Labuhanbatu Harapkan ‘SANG PRAWIRA’ Lahirkan Motivasi

Teks foto: Sekda Kabupaten Labuhanbatu Ahmad Muflih SH, ketika memberikan keterangan kepada wartawan usai Nobar ‘SANG PRAWIRA’ di Cinema XXI Suzuya Plaza Rantauprapat.

Labuhanbatu, SB – Ada banyak skenario yang menggugah perasaan ketika pelaksanaan nonton bareng (Nobar) film SANG PRAWIRA yang digelar Polres Labuhanbatu di Cinema XXI Suzuya Plaza Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu- Sumatera Utara, Jum’at (29/11/2019).

Hal ini diceritakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Labuhanbatu H. Ahmad Muflih SH, usai menyaksikan film hasil produksi MRG Films yang bekerjasama dengan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) dan Polda Sumatera Utara tersebut.

“Banyak nilai yang bisa dipetik dari film Sang Prawira ini, karena perjuangan untuk menjadi perwira Kepolisian harus kehilangan orang tua, sahabat bahkan kekasih. Di samping kiri kanan kita banyak Perwira Polres yang ikut menonton, saya menoleh dan melihat, bahkan sampai ada yang sedih dan menangis karena terharu,” kisah Muflih.

Sejatinya, tambah Sekda, film Sang Prawira inipun dipastikan mampu melahirkan edukasi dan motivasi kepada anak bangsa, untuk kembali menguatkan semangat dan kebulatan tekad dalam meraih cita- cita.

Ditempat yang sama, Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat SIK,MH, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Daerah dan Insan Pers yang turut mengikuti kegiatan Nonton Bareng tersebut.

“Dari film tersebut bisa kita ambil hikmahnya, bahwa perjuangan seseorang kalau memiliki tekad dan punya kemauan yang kuat, cita-citanya bisa tercapai, kemudian mengabdi kepada masyarakat Nusa dan Bangsa,” ujar Kapolres.

Dikesimpulan lain, AKBP Agus meng-analogikan, bahwa film yang juga dilakoni para perwira Polri itupun, mempertontonkan gambaran realita terhadap kinerja institusinya dalam proses rekrutmen calon Polisi di Indonesia, tentu saja dilakukan dengan menganut prinsip yang terbaik dan transfaran.

Sedikit diulas, film Sang Prawira menceritakan tentang kisah perjalanan seorang pemuda miskin bernama Horas yang menggapai asanya untuk menjadi seorang perwira polisi.

Horas yang ditakdirkan lahir dari keluarga tidak mampu, berkeinginan kuat agar dapat membanggakan keluarga sekaligus bisa bangkit dari keterpurukan ekonomi. Untuk mewujudkan cita-citanya itu pula, ia pun bertekad mendaftarkan diri ke Akademi Kepolisian (Akpol) di Semarang- Jawa Tengah.

Akhirnya, mimpi menjadi seorang polisi telah menjadi kenyataan, Horas yang kini sebagai perwira polisi itupun serta merta melahirkan rasa bangga dan membangkitkan marwah keluarganya. Namun, dibalik kesuksesan itu, perwira polisi tampan ini mesti menghadapi berbagai cobaan yang diawali dengan kehilangan orang tua, sahabat hingga kekasihnya.

( Bede | SB )

Silakan di ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

About Redaksisuarabirokrasi

Tinggalkan Balasan