Home / Sumut / Pangdam I/BB Dorong Prajurit Sebagai Simbol ‘The People Champions’

Pangdam I/BB Dorong Prajurit Sebagai Simbol ‘The People Champions’

Teks foto: Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah (tengah), saat foto bersama para personil TNI dan Pengurus Persit berprestasi di lingkungan Kodim 0209/LB.

Labuhanbatu, SB – Kunjungan Kerja Panglima Kodam I/BB Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, ke Kodim 0209/LB lahirkan aura positif terhadap lingkungan prajurit di wilayah teritorial Kodim setempat, Jum’at (22/11). Selain memberikan taklimat perintah untuk dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab , Pangdam juga menghadiahkan sejumlah formulasi terbaik bagi prajurit untuk dapat dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengar ini Prajurit! isterimu saja bangga atas apa yang engkau kerjakan. Tapi mengapa masih ada prajurit yang tak bangga menjadi seorang TNI, dengan melakukan kesalahan, THTI, masih ada yang arogansi kepada masyarakat. Mulai saat ini hal itu sebaiknya cepat dihilangkan,” ujar Pangdam.

Diterangkan, setiap prajurit dan ibu persit mesti memahami Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) TNI sesuai Undang- Undang No.34 Tahun 2004, yang berisikan bahwa tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

“Dalam hal ini, saya tekankan, Babinsa jangan merasa paling sengsara sedunia. Lihat saja, masih ada prajurit yang bertugas di wilayah terpencil seperti di Nias, di Papua, bahkan diwilayah sangat terpencil sekali, namun mereka tetap bersyukur. Tetaplah kita bersyukur dan menjaga kepercayaan. Sebab, kepercayaan itu adalah hal yang paling hebat dan sangat penting,” pesan Mayjen TNI M.S Fadhilah.

Lebih jauh, Pangdam mengingatkan personil TNI untuk tidak terlibat dalam peredaran Narkoba. Selain itu, prajurit diharuskan mampu memahami tata krama dan etika dalam penggunaan Media Sosial (Medsos). Hal inipun, ditengarai masih ada ditemukan isteri-isteri prajurit mengupload yang tidak pantas di Medsos.

“Biarkan itu menjadi pengalaman org lain, jangan jadi pengalamanmu. Sekarang sudah ada undang-undang yang mengatur itu, bukan emosi dan otot yang ditampilkan, tapi rasa kekeluargaan. Jelas ya!,” tegas Pangdam.

Pangdam juga mengutuk keras aksi Bom Bunuh Diri yang baru-baru ini terjadi di Mapolrestabes Medan. Seyogianya, aksi salah arah itupun menjadi keprihatinan dan akan menjadi konsentrasi pihaknya bersama stakeholder yang ada di wilayah Teritorial Kodam I/BB.

“Jangan ada itu di jiwa prajurit, tunjukkanlah jiwa prajurit yang sehat. Kita mengutuk keras aksi teror, kita sangat prihatin, dan mesti bersama-sama dengan stakeholder. Begitu juga untuk mencegah faham radikalisme, tentu akan bekerjasama dengan pihak kepolisian. Harapan saya, untuk wilayah kita dapat aman dan tertib, itu juga merupakan pra-syarat bagi pembangunan yang juga terhadap investor asing. Kita bekerjasama dan membantu semua pihak dalam konsep OMSP. Itu adalah upaya TNI membantu pemerintah untuk menyentuh masyarakat,” cetusnya.

Antara Tugas dan Saxophone

Pada momen keakraban bersama seluruh prajurit Kodim 0209/LB dan Kipan C 126/KC ini pula, Pangdam mempertontonkan bahwa keluarga adalah tiang utama menuju perjalanan karir yang sukses. Disamping perkembangan zaman yang semakin maju, TNI dituntut untuk dapat menjadi organisasi yang mampu melahirkan rasa aman dan kemanunggalan di tengah masyarakat.

Seperti halnya, atas penyampaian Babinsa Koramil 08/RP Serka Asrol Adam, yang menitipkan pesan ucapan terimakasih dari orang tua Rahmad Habibi warga Desa Janji Kecamatan Bilah Barat Kabupaten Labuhanbatu, kepada Pangdam, akibat anaknya yang telah lama menderita infeksi darah dan tidak bisa bangkit dari tempat tidur, kini sudah bersekolah setelah mendapat perawatan intensif dari TNI.

“Kamu tidak punya uang, saya juga tak punya uang. Tapi kita punya organisasi yang bisa membantu perobatan si anak tersebut hingga dirawat ke RSPAD, begitulah Babinsa seharusnya, dapat bermanfaat bagi masyarakat. Hebat kalian, Top! Saya angkat Topi sama kalian,” Sebut Pangdam, seraya memberi hormat dihadapan ratusan prajurit, dan seakan mengisaratkan sebuah pesan bahwa TNI harus menjadi Pahlawan Masyarakat (The People Champions).

Amatan Media ini, suasana keakraban lainnya, juga tercermin ketika Pangdam menyanyikan lagu ‘Bukan Bang Toyip’ milik Band Wali. Ada yang menarik untuk menjadi edukasi, dimana, Ketua Persit KCK Kodam I/BB Ny. Tri Sasanti MS Fadhilah tampak mengiringi lagu tersebut sambil meniup Saxophone.

Kegembiraan ratusan prajurit di teritorial Kodim 0209/LB inipun pecah, tanpa sadar larut dalam iringan lagu dan turut bergoyang ria bersama sang Jenderal yang telah mampu melahirkan kemanunggalan TNI-Rakyat di wilayah jajaran Kodam I/BB tersebut.

Tampak hadir, Danrem 022/PT Kolonel Inf R. Wahyu Sugiarto, SIP, Jajaran Pejabat Utama Kasdam I/BB yakni Asintel Kolonel Inf Baginta Bangun, Asops Kolonel Inf Togu Parmonangan, S.IP, Aspers Kolonel Inf Djonne Ricky Lumintang, S.Sos, Aslog Kolonel Czi M. Irpan Affandi, Aster Kolonel Inf Parluhutan Marpaung, SIP, Kapendam I/BB Kolonel Inf Zeni Djunaidhi, S. Sos, M.

Kemudian diikuti, Dandim 0209/LB Letkol Inf Santoso, Kasi Intel Rem 022/PT Letkol Inf Jhonson M Sitorus, Kasiterrem Letkol Inf Sutan Lubis, Dandenpom I/1 Pematangsiantar Letkol Cpm M. Choirun, para perwira staf Kodim, dan seluruh personil dijajaran Kodim 0209/LB.

( Bede | SB )

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Tinggalkan Balasan