Home / Riau / Dinkes Rohil Imbau Seluruh Puskesmas Lakukan Pencegahan dan Pengendalian DBD

Dinkes Rohil Imbau Seluruh Puskesmas Lakukan Pencegahan dan Pengendalian DBD

Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir Dahniar M.Kep M.Kes didampingi Sekretaris Dinkes Rohil H Ahmad Yusuf beserta para Kepala Puskesmas se Rohil.

Rohil, SB – Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir mencatat fenomena virus Demam Berdarah Dengue (DBD) saat memasuki musim penghujan. Ditemukan 36 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang mendapatkan perawatan dari tanggal 1 sampai 11 Oktober 2019 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)  DR RM Pratomo Bagansiapiapi.

Terkait hal tersebut Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Rokan Hilir Dahniar M.Kep M.Kes menggelar rapat bersama seluruh Kepala Puskesmas se Kabupate Rokan Hilir bertempat di aula Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir, Komplek Perkantoran Batu Enam, Rabu 16 Oktober 2019.

Kadiskes Dahniar mengharapkan seluruh Puskesmas di Kabupaten Rokan Hilir untuk melakukan upaya pencegahan dan pengendalian Deman Berdarah Dengue (DBD) secara optimal.

Adapun upaya yang dilakukan melalui siaga menghadapi kasus Demam Berdarah Dengue, dengan melakukan advokasi ke lintas sektoral untuk 1 rumah 1 satu kader juru pemantau jentik (jumantik) di setiap keluarga.

Meningkatkan sosialisasi serta edukasi dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Pemberantasan sarang nyamuk dapat dilakukan melalui kegiatan 3M plus seperti menguras, menutup dan memanfaatkan kembali barang bekas plus mencegah gigitan nyamuk.

Melakukan deteksi dini dan pengobatan DBD sesuai standard terutama pada kelompok beresiko seperti bayi, balita anak-anak dan lain-lain. Meningkatkan surveilans kasus dan surveilans faktor resiko terhadap kejadian DBD, diantaranya melalui kegiatan intervensi fogging sesuai prosedur.

Kemudian menyediakan bahan insektisida dan larvasida untuk pemberantasan nyamuk dan jentik serta mengaktifkan kembali kelompok kerja operasional penanggulangan DBD di berbagai tingkatan RT/RW, Desa, Kelurahan, maupun Kecamatan.

Meningkatkan sumber daya pencegahan dan pengendalian DBD meliputi peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), termasuk bahan dan peralatan untuk melakukan deteksi dini.

“Mengenali penyakit DBD, dan pengobatan segera di Puskesmas,” demikian kata Dahniar S.Kep M.Kes selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir dalam surat edaran yang ditujukan kepada seluruh Kepala Puskesmas se Rohil. (man)

Silakan di ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

About Redaksisuarabirokrasi

Tinggalkan Balasan