Home / Nasional / Barenlitbang Laksanakan Konsultasi Publik Grand Design Renbang Kemaritiman Kepri

Barenlitbang Laksanakan Konsultasi Publik Grand Design Renbang Kemaritiman Kepri

Tanjungpinang – Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Barenlitbang) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaksanakan kegiatan Konsultasi Publik Grand Design Perencanaan dan Pengembangan (Renbang) Kemaritiman Provinsi Kepulauan Riau pada hari senin (04/10), menghadirkan tim ahli dari Pusat Desentralisasi dan Pengembangan Daerah Provinsi Kepulauan Riau dan dihadiri perwakilan BPSPL Padang.

Saat pembukaan, Kepala Barenlitbang Kepri menyampaikan bahwa penyusunan grand design telah dimulai dari Bulan April hingga Juli lalu di seluruh Kabupaten/Kota se- Kepulauan Riau guna mendukung penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Tim ahli, Ibu Widianingsih turut memberikan pemaparan model kajian grand design perencanaan dan pengembangan Kemaritiman menyangkut delapan (8) perspektif yang diidentifikasi meliputi Kebijakan Publik, Maritim, Tata Kelola Pemerintahan (Politik Pemerintahan), Politik Internasional, Sosial Budaya, Ekonomi, Spatial Planning, dan Hukum Internasional.

Adaptasi konsep pengembangan kemaritiman di Provinsi Kepri melihat empat aspek kajian yaitu Ekonomi Maritim, Budaya dan Peradaban Maritim, Kekuatan Maritim, dan Pengelolaan SDA dan LH Berkelanjutan dengan menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat masing-masing perspektif.

Sejauh ini, isu berkembang yang berhasil diinventarisir adalah Kesenjangan diberbagai sectoral, Pertumbuhan ekonomi yang tidak merata, Potensi sumberdaya kemaritiman Kepri belum terintegrasi dengan baik antara pengampilan sumberdaya, pengolahan hingga pemasaran serta pelabuhan kecil yang berujung disinyalir adanya transaksi ilegal. Disamping itu, di sekolah vokasi dan kurikulum muatan lokal belum ditemui perihal kemaritiman.

Maka dari itu direkomendasikan tenaga teknis dari Pemerintah Kepri untuk disekolahkan sehingga bisa mengabdi dan mengaplikasikan ilmunya untuk kemajuan Kepulauan Riau. Tindaklanjut kedepannya, Tim ahli memberikan tambahan waktu lebih kurang satu (1) minggu bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tambahan masukan terkait Grand design perencanaan dan pengembangan maritim Provinsi Kepulauan Riau.

(fhoto & sumber :istimewa/BSPL)

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Tinggalkan Balasan